Kena OTT KPK, Rektor Unsoed Diduga Pakai Perantara dalam Suap Penerimaan Maba

Kena OTT KPK, Rektor Unsoed Diduga Pakai Perantara dalam Suap Penerimaan Maba

Kurniawan Fadilah - detikJateng
Jumat, 21 Agu 2026 14:39 WIB
Gedung baru KPK
Gedung baru KPK. Foto: Andhika Prasetia/detikcom
Solo -

Rektor Universitas Soedirman (Unsoed) Akhmad Sodiq terjaring operasi tangkap tangan (OTT) KPK berkaitan dengan dugaan suap penerimaan mahasiswa baru. KPK mengungkap adanya dugaan pihak perantara dalam perkara suap tersebut.

Dilansir detikNews, perantara itu diduga memiliki peran dalam setiap penerimaan yang diterima oleh Akhmad Sodiq.

"Diduga memang ada layering dalam penerimaan tersebut," kata jubir KPK Budi Prasetyo di gedung Merah Putih KPK, Kuningan, Jakarta Selatan, Jumat (21/8/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Diketahui, Ahmad Sodiq terjaring OTT KPK pada Kamis (20/8). Dua Wakil Rektor (Warek) Unsoed juga diamankan KPK. Akhmad Sodiq diamankan di Jakarta bersama satu pihak lainnya. Sedangkan dua Warek diamankan di Purwokerto, Banyumas.

ADVERTISEMENT

Dari hasil pemeriksaan awal di Polrestabes Banyumas, penyidik KPK membawa tujuh orang ke Jakarta. Ketujuh orang tersebut saat ini masih menjalani pemeriksaan di gedung KPK.

"Sehingga sampai dengan saat ini pihak-pihak yang diamankan dalam rangkaian peristiwa tertangkap tangan tersebut dan sedang menjalani permintaan keterangan di KPK, total sejumlah 9 orang," kata Budi.

Dalam OTT yang berkaitan dengan dugaan suap penerimaan mahasiswa baru ini, KPK menyita uang ratusan juta rupiah sebagai barang bukti. Para pihak yang diamankan masih berstatus terperiksa. KPK punya waktu 1x24 jam untuk mengumumkan status mereka yang diamankan.

"Kegiatan penyelidikan tertutup ini terkait dengan dugaan penerimaan oleh penyelenggara negara dalam penerimaan mahasiswa baru," ujar Budi.



(dil/apl)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Hide Ads