Potongan video perundungan oleh sekelompok remaja terhadap seorang ABG perempuan viral di media sosial. Terdapat dua potongan video di lokasi yang berbeda dengan pelaku dan korban yang sama.
Potongan video pertama dengan durasi 1 menit 30 detik diunggah oleh akun Instagram @cilacap_info.id yang berkolaborasi dengan @instakroya_official. Video ini diunggah pada dua hari lalu.
Dalam video ini, korban sempat dijambak dan ditampar oleh beberapa perempuan berusia kisaran remaja. Korban hanya menangis dan tidak melakukan perlawanan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Infone jere terjadi di salah satu pantai di Cilacap.
Hingga saat ini, lokasi, waktu kejadian, maupun identitas para pihak dalam video tersebut belum dapat dipastikan.
Apabila video tersebut benar terjadi di wilayah Cilacap, diharapkan pihak berwenang dapat melakukan penelusuran dan penanganan sesuai ketentuan yang berlaku.
Mari bersama-sama menghentikan perundungan dalam bentuk apa pun. Jika mengetahui informasi yang valid terkait kejadian ini, laporkan melalui jalur resmi kepada pihak berwenang," tulis keterangan dalam unggahan video tersebut seperti dikutip detikJateng, Rabu (5/8/2026).
Sementara potongan video perundungan kedua juga tersebar dengan dugaan korban yang sama. Meski begitu lokasinya berbeda dari potongan video yang pertama.
Video berdurasi 51 detik ini diduga terjadi di salah satu lapangan di wilayah Karangtalun, Kecamatan Cilacap Utara. Dalam potongan video ini korban juga terlihat dijambak oleh sekelompok ABG.
"Janjane anu masalah apa sih ya ?. Jal sing paham pada komen (Sebenarnya ada masalah apa ya? Coba yang paham komen)," tulis unggahan di akun Instagram @instakroya_official hari ini.
Saat dimintai konfirmasi, Kasi Humas Polresta Cilacap, Ipda Galih Soecahyo membenarkan adanya peristiwa tersebut. Menurutnya dua video tersebut merupakan pelaku dan korban yang sama.
"Sudah ditangani Unit PPA, kemarin ke rumah korban didampingi pak Bhabin Karangtalun. Hasil koordinasi Kanit Reskrim ke Unit PPA, 2 video di atas adalah kejadian dengan pelaku dan korban yang sama, TKP yang berbeda," kata dia melalui pesan tertulis.
Saat ini pihak kepolisian telah melakukan pemeriksaan terhadap saksi-saksi. Meski begitu dirinya belum menjelaskan secara rinci kronologi dan kapan peristiwa ini terjadi.
"Sekarang dalam proses pemanggilan saksi-saksi dan lain-lain. Kejadian tersebut sudah ditangani oleh Penyidik Unit PPA Polresta Cilacap. Peristiwa ini akan dirilis dalam waktu dekat," pungkasnya.
