Siswa MTs di wilayah Kecamatan Margorejo, Kabupaten Pati diduga menjadi korban bullying atau perundungan oleh kakak kelasnya hingga 2 ruas jari putus. Polisi pun memeriksa 9 saksi atas kejadian tersebut.
"Terkait dengan dugaan kasus yang banyak muncul di medsos dan pemberitaan, kami dari Polresta Pati membenarkan sudah ada laporan polisi dari pihak korban," kata Kasat Reskrim Polresta Pati, Kompol Dika Hadian Widya Wiratama kepada wartawan ditemui di Polresta Pati, Rabu (5/8/2026).
Dika mengatakan polisi sedang melakukan rangkaian penyelidikan. Mulai dari memeriksa para saksi sampai dengan melakukan olah tempat kejadian perkara.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dika belum bisa menjelaskan kronologi kejadian dugaan perundungan tersebut. Hal ini karena polisi masih mendalami kasus ini.
"Dan saat ini kami sedang dalam rangkaian penyelidikan terhadap kasus tersebut. Kronologi awal, saat ini kami masih proses penyelidikan nanti perkembangan akan kami sampaikan," jelas Dika.
Dika bilang jika sudah ada 9 orang yang dimintai keterangan. Mereka dari korban, teman korban sampai pihak sekolah. Namun keterangan mereka masih didalami oleh polisi.
"Yang dipanggil korban, saksi maupun dari pihak sekolah, kurang lebih sudah ada sembilan saksi dimintai keterangan. Saat ini melakukan olah tempat kejadian perkara tersebut," jelasnya.
"Untuk sementara ada dugaan dua orang yang terlibat, namun kami masih melakukan pendalaman dan belum dapat menyimpulkan peristiwa tersebut," Dika melanjutkan.
Lebih lanjut kondisi korban dugaan bullying berangsur membaik. Polisi bekerja sama dengan Dinas Sosial dan terkait untuk memberikan pendampingan kepada korban dan terduga dua pelaku, karena usianya masih di bawah umur.
"Kondisi korban saat ini dalam pemulihan. Tentunya melibatkan dinas terkait, Dinas Sosial, terus dinas terkait kita libatkan semuanya, pihak orang tua juga didampingi kuasa hukum juga," jelasnya.
Dika mengatakan barang bukti yang disita yakni pakaian korban dan terduga pelaku.
"Barang bukti yang diamankan pakaian dikenakan korban saat kejadian dan pakaian terduga pelaku, tapi masih dalam tahap lidik ke depan akan kita lakukan penyitaan," jelasnya.
Diberitakan sebelumnya, siswa MTs kelas 7 di Pati diduga menjadi korban bullying oleh kakak kelasnya. Akibat kejadian ini korban mengalami luka serius dua jarinya putus.
