Pom Mini Korsleting, Rumah-Toko di Grobogan Ludes Terbakar

Pom Mini Korsleting, Rumah-Toko di Grobogan Ludes Terbakar

Ardian Dwi Kurnia - detikJateng
Rabu, 05 Agu 2026 17:03 WIB
Kebakaran menghanguskan toko dan rumah di Klambu, Grobogan akibat korsleting listrik, Rabu (5/8/2026)
Kebakaran menghanguskan toko dan rumah di Klambu, Grobogan akibat korsleting listrik, Rabu (5/8/2026). Foto: dok. Polsek Klambu
Grobogan -

Rumah limasan dan toko milik Intan Prihatin (35) di Desa Taruan, Klambu, Grobogan habis terbakar. Api diduga muncul dari korsleting listrik mesin pom mini yang menyambar ke bensin.

Kapolsek Klambu, AKP Raden Enggal, Agung mengatakan peristiwa ini terjadi pukul 07.20 WIB dan dilaporkan kepada pihaknya pukul 08.00 WIB tadi. Kejadian bermula saat seorang karyawan memindahkan bensin di belakang mesin pom mini.

"Karyawan yang bernama Bejo (39) sedang mengisi Pertalite dari galon Le Minerale ke botol Aqua di belakang pom mini. Pada saat bersamaan terdapat percikan api dari setop kontak yang berada di bawah pom mini," kata Raden saat dimintai konfirmasi detikJateng, Rabu (5/8/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Raden menyebut api langsung membesar dan membakar dagangan di warung sekaligus rumah limasan berukuran 16 x 8 meter berdinding papan kayu jati tersebut. Pemilik rumah dan karyawan lalu segera keluar meminta tolong.

ADVERTISEMENT

"Dengan seketika api membesar menyambar barang-barang dagangan yang berada di dalam rumah dan warung milik Intan Prihatin," ujar Raden.

"Kemudian korban dan karyawan toko keluar rumah dan meminta pertolongan, lalu perangkat desa, Kadus Batang, melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Klambu," tambahnya.

Mendapat laporan itu, petugas dari kepolisian dan pemadam kebakaran langsung meluncur ke lokasi kejadian. Raden menyebut api berhasil dijinakkan setengah jam setelah laporan diterima.

"Alhamdulillah bisa dipadamkan pada jam 08.30 WIB," tutur Raden.

Raden mengungkapkan dugaan penyebab kebakaran tersebut yaitu korsleting listrik dari bawah mesin pom mini. Nahas pada saat yang bersamaan, karyawan toko sedang memindahkan bensin di dekat mesin tersebut.

"Diduga kebakaran terjadi akibat adanya hubungan pendek arus listrik dari bawah mesin pom mini (pada bagian) setop kontak dan mesin pompa rotax, pada saat karyawan toko melakukan pengisian BBM dari botol Le Minerale ke dalam botol 1,5 liter," kata Raden.

Raden menyebut barang dagangan berupa sembako, beberapa unit sepeda motor dan sepeda listrik, uang tunai, hingga surat-surat penting hangus dilalap api. Kerugian mencapai Rp ratusan juta.

"Barang milik korban yang terbakar yaitu sembako di dalam toko, dua unit sepeda motor matik, dua unit sepeda listrik, uang tunai sekitar Rp 25 juta, surat-surat penting, perhiasan emas berupa gelang dan cincin, satu sepeda angin, dua unit mesin pom mini, dan empat unit frezeer es," terang Raden.

"Tidak ada korban jiwa. Atas kejadian tersebut korban mengalami kerugian kurang lebih sebesar Rp 350 juta," pungkasnya.



(ams/dil)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads