Seorang perempuan di Kecamatan Tambakromo, Kabupaten Pati, diduga menjadi korban pembacokan oleh mantan pacarnya. Pelaku nekat melakukan aksinya lantaran korban menolak balikan dan akan menikah dengan pria lain.
Kabar ini pun ramai di media sosial. Seperti diunggah pada akun Facebook Janoko Pati. Pada unggahan ini menjelaskan adanya mantan kekasih yang si perempuan meminta putus dan akan menikah dengan pria lain. Tidak terima pelaku atau si laki-laki menganiaya korban.
Dijelaskan pelaku sudah ditangkap oleh polisi. Sedangkan korban dilarikan ke rumah sakit karena mengalami luka bacok.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Mereka sudah berpacaran lama, namun si ceweknya meminta putus dan mau menikah dengan orang lain. Sehingga si cowok emosi dan terjadilah penganiayaan itu. Pelaku sudah ditangkap di Polsek Tambakromo dibawa ke Polresta Pati, sementara korban sudah di RSUD untuk pengobatan," tulisnya seperti dilihat detikJateng, Kamis (23/7/2026).
Dimintai konfirmasi, Kepala Desa Sinomwidodo, Rakimin, membenarkan telah terjadi pembacokan kepada warganya perempuan berinisial D oleh pelaku yang merupakan mantan kekasih dari korban. Kejadian tersebut terjadi pagi tadi.
"Korban D (warga Sinomwidodo), pelaku orang Trangkil. Itu luka berat tangan perut dibacok pelaku," jelas Rakimin saat dihubungi wartawan siang ini.
Rakimin mengatakan jika keduanya dulunya pernah menjalin hubungan pacaran. Akan tetapi mereka putus dan tidak lagi menjalin hubungan. Pelaku lantas sering mengancam korban karena tidak mau diajak balikan.
"Itu dulu mantan pacar, pelaku sudah ngancam bawa kapak, korban diancam akan dibunuh kalau tidak mau balikan dengan pelaku," jelasnya.
Menurutnya pelaku telah berencana ingin membunuh korban. Namun aksi tersebut berhasil digagalkan. Untuk pelaku sudah diamankan polisi tadi pagi.
"Pelaku dibawa ke Polres ditahan di polsek banyak massa, terus dipindahkan ke polres tujuannya pembunuhan berencana tapi gagal," terang dia.
Dijelaskan pelaku awalnya masuk ke dalam rumah korban lewat pintu belakang. Pelaku membawa senjata tajam linggis, sangkur, dan tali.
"Masuk di dalam rumah. Alat dibawa senjata bawa linggis, tali lakban," jelasnya.
Aksi tersebut diketahui warga sekitar dan langsung berupaya mengamankan pelaku. Akibat kejadian ini korban mengalami luka di bagian tangan, perut, dan kaki. Korban pun dilarikan ke rumah sakit untuk perawatan.
"Korban masih ponakan (saya), luka di bagian tangan, perut , kaki sekarang dibawa ke rumah sakit," jelas dia.
"Mantan pacar yang melakukan. Sudah pernah mengancam, sudah pernah didamaikan, malah gitu lagi," Rakimin melanjutkan.
Menurutnya pelaku nekat membacok korban karena korban tidak mau balikan dan diajak menikah.
Kasi Humas Polresta Pati, Ipda Hafid Amin, mengatakan kasus ini baru ditangani di Polresta Pati.
"Kami konfirmasi dulu ya," jawab singkat.
