Usai diperiksa Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sejak Kamis (9/7) malam, Bupati Sukoharjo, Etik Suryani dibawa ke Jakarta untuk diperiksa lebih lanjut. Kabar tersebut dibenarkan oleh Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo.
Budi mengatakan, setelah dilakukan pemeriksaan berjam-jam di Mapolresta Solo, Etik Suryani dibawa ke Jakarta, Jumat (10/7) pagi ini.
"Para pihak kemudian dilakukan pemeriksaan awal di Polresta Surakarta. Pagi ini akan dibawa ke Jakarta untuk pemeriksaan lebih," katanya melalui keterangan tertulis yang diterima detikJateng, Jumat (10/7/2026).
Dari pantauan detikJateng, Etik Suryani bersama rombongan meninggalkan Mapolresta Solo sekira pukul 05.40 WIB. Ia mengatakan pemeriksaan dilakukan secara tertutup.
"Konfirm, bahwa KPK melakukan kegiatan penyelidikan tertutup dan terjadi peristiwa tertangkap tangan di wilayah Soloraya, Jawa Tengah," bebernya.
Baca juga: 5 Orang Ditangkap dalam OTT Bupati Sukoharjo |
Lebih lanjut, Budi mengatakan ada lima orang yang diamankan termasuk Bupati Sukoharjo, Etik Suryani. Hanya saja ia tidak merinci siapa saja yang turut dalam OTT tersebut.
"Dalam peristiwa tertangkap tangan ini, tim mengamankan sejumlah 5 orang, salah satunya Bupati Sukoharjo," ucapnya.
Dirinya menyebut, Etik ditangkap atas dugaan pemerasan terhadap perangkat daerah di Kabupaten Sukoharjo.
"Adapun perkara ini terkait dugaan pemerasan oleh bupati kepada para perangkat daerah di Kabupaten Sukoharjo," pungkasnya.
Diberitakan sebelumnya, Bupati Sukoharjo, Etik Suryani dikabarkan ditangkap oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Etik sempat menjalani pemeriksaan di Mapolresta Solo.
Dari pantauan detikJateng, Etik Suryani keluar dari Mapolresta Solo sekira pukul 05.41 WIB. Etik nampak memakai baju serba hitam putih dengan setelan celana jeans dan memakai masker.
Dia langsung keluar dari lobi Mapolresta Solo dan langsung masuk ke dalam bus yang terparkir di depan lobi. Dari luar bus Etik terlihat duduk di salah satu kursi penumpang dan segera menutup gorden.
Selanjutnya, kader PDI Perjuangan masuk ke dalam bus yang telah disiapkan dan pergi bersama rombongan.
Sementara itu, Kantor Bupati Sukoharjo sejak tengah malam tadi terlihat sepi tanpa aktivitas. Bahkan, pos jaga di dekat gerbang masuk dibiarkan kosong tanpa ada petugas.
Simak Video "Video KPK Minta Bupati dan Sekda Kuansing Menyerahkan Diri"
(alg/ahr)