Salah satu bangunan di sekolah BIAS di Kelurahan Meteseh, Kecamatan Tembalang, Kota Semarang, ludes terbakar sore tadi. Kebakaran di sekolah yang mencakup playgroup hingga SD itu diduga api berasal dari pembakaran sampah.
Insiden itu berlangsung pada Jumat (10/7/2026) pukul 16.15 WIB. Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kota Semarang yang mendapat laporan kebakaran langsung menuju lokasi kejadian.
Damkar sampai di tempat kejadian pada pukul 16.26 WIB. Kepala Bidang Operasional dan Penyelamatan Dinas Damkar Kota Semarang, Tantri Pradono, menyebut api melalap dua kelas Playgroup Bias.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kelasnya atas sama bawah Playground Bias," kata Tantri saat dihubungi detikJateng hari ini.
Kondisi bangunan pun telah rata dengan tanah. Bahkan, genteng pecah-pecah akibat terbakar.
"Sama sekali tidak tersisa, gentingnya juga pecah-pecah," sebutnya.
Api diduga berasal dari pembakaran sampah di belakang sekolah yang tidak jauh dari bangunan. Adapun ruang kelas terbuat dari kayu sehingga mudah terbakar.
"Yang bakar sampah yang jaga di situ, kan tidak ada aktivitas. Dan bangunannya kayu, makanya cepat banget kan itu bakar sampah di dalam beton, dia bakar-bakar di belakang. Mungkin api membesar dan merembet karena dekat banget," bebernya.
Tantri menyebut pihaknya menerjunkan empat mobil armada pemadam dan 21 personel. Adapun proses pemadaman berlangsung selama kurang lebih satu jam.
Tidak ada korban jiwa dalam insiden tersebut. Namun kerugian ditaksir mencapai Rp 250 juta.
"Total kerugian kurang lebih Rp 250 juta," pungkasnya.
