Bupati Sukoharjo, Etik Suryani ditangkap oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Penangkapan Etik terjadi menjelang Hari Jadi ke-80 Kabupaten Sukoharjo.
Penangkapan Etik diduga terkait dengan pemerasan terhadap perangkat daerah. Selain mengamankan Etik, KPK juga membawa empat orang lainnya. Dari pantauan detikJateng, Etik Suryani keluar dari Mapolresta Solo sekira pukul 05.41 WIB. Etik nampak mengenakan memakai masker.
"Adapun perkara ini terkait dugaan pemerasan oleh bupati kepada para perangkat daerah di Kabupaten Sukoharjo," terang Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo melalui keterangan tertulis yang diterima detikJateng, Jumat (10/7/2026).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Budi menambahkan dalam OTT tersebut tim mengamankan lima orang termasuk Bupati Sukoharjo, Etik Suryani. Budi mengatakan penyelidikan dilakukan secara tertutup.
"Konfirm, bahwa KPK melakukan kegiatan penyelidikan tertutup dan terjadi peristiwa tertangkap tangan di wilayah Soloraya, Jawa Tengah," ungkapnya.
"Dalam peristiwa tertangkap tangan ini, tim mengamankan sejumlah 5 orang, salah satunya Bupati Sukoharjo," sambungnya.
Usai diperiksa sejak Kamis (9/7) malam di Mapolresta Solo, Etik dan lainnya dibawa ke Jakarta pagi ini. Kelima orang yang terjaring untuk menjalani pemeriksaan intensif di gedung Merah Putih KPK.
"Para pihak kemudian dilakukan pemeriksaan awal di Polresta Surakarta, dan pagi ini akan dibawa ke Jakarta untuk pemeriksaan lebih lanjut," pungkasnya.
Penangkapan Etik tentunya menjadi kado pahit bagi Pemkab Sukoharjo yang akan menggelar HUT ke-80. Dilansir dari Instagram resmi Pemkab Sukoharjo, acara HUT akan digelar pada Rabu 15 Juli 2026.
Bertempat di Alun-alun Satya Negara Kabupaten Sukoharjo, gelaran HUT akan dimulai pukul 06.30 WIB. Rencananya, kegiatan ini akan ada perlombaan pakaian adat nusantara.
