Polisi masih menyelidiki kecelakaan tunggal yang menimpa kreator konten game asal Sukoharjo, Febrian Paundra Alditama (21) alias Andra ST. Video detik-detik kecelakaannya pun tersebar di media sosial.
Dalam video yang viral, supercar McLaren itu awalnya melaju dari simpang Telukan (Jalan Ciu). Mobil premium berkelir oranye itu sempat mendahului mobil di depannya dari sebelah kiri.
Saat hendak kembali ke jalur kanan, mobil tiba-tiba menyerong ke kiri sebelum menghajar tiang listrik, membuatnya terbelah dua.
Dimintai konfirmasi, Kanit Gakkum Satlantas Polres Sukoharjo, Iptu Ardian, membenarkan video itu adalah detik-detik kecelakaan Andra ST dan rekannya, Robby Pantjoro.
"Iya betul," kata Ardian, saat dihubungi detikJateng, Kamis (9/7/2026).
Dugaan Ban Selip
Polisi melakukan olah TKP laka dahsyat McLaren 720 S. Tampak petugas kepolisian melakukan pengukuran dari awal kendaraan mengalami oleng, hingga bodi kabin penumpang berhenti. Bahkan, polisi juga mengukur jarak serpihan kendaraan yang terlempar hingga memecahkan kaca minimarket.
"Hari ini (Kamis) kita melaksanakan kegiatan olah TKP terkait laka lantas tunggal yang melibatkan mobil McLaren yang dikemudikan oleh Andra. Kegiatan kali ini untuk memberi terang suatu peristiwa atau kejadian dari laka lantas tunggal yang dialami," ucap Iptu Ardian.
Diketahui mobil terbelah dua setelah menabrak tiang listrik di tepi jalan. Bodi mesin berhenti di median jalan dekat tiang listrik tersebut, dan bodi kabin terlempar lebih jauh, hingga hampir simpang tiga depan Pasar Telukan.
"Kita mulai dari titik crash, di mana kendaraan mulai mengalami selip, ban mengalami selip. Kemudian limbung ke arah kiri, kemudian terkena tiang listrik. Begitu kena tiang listrik ini kendaraan terbelah menjadi dua. Mesinnya terlempar sampai di mana, kabinnya terlempar sampai di mana, kita ukur. Mulai dari titik crash sampai di mana kendaraan itu berhenti kita ukur. Untuk mengetahui batas kecepatan yang terjadi pada saat benturan," jelasnya.
Ardian belum bisa membeberkan berapa jauh bagian mobil yang terbelah itu terlempar. Sebab, hal itu masih dalam penyelidikan kepolisian.
Namun dari hasil sementara olah TKP yang dilakukan, menyatakan jika peristiwa yang terjadi Rabu (8/7) dini hari itu murni kecelakaan tunggal.
"Kesimpulan sementara dari kami, kami juga melihat dari video yang sudah kami dapatkan, dari mulai simpang empat hingga kejadian. Beberapa saksi sebagian sudah kami periksa, kemudian dikuatkan dengan olah TKP saat ini. Memang benar ini kejadian laka lantas tunggal," ucapnya.
"Itu terjadi karena bannya selip. Ada bekas ban yang sudah kami cek, sehingga dugaan sementara dari hasil olah TKP ini bahwa benar laka lantas tunggal yang diakibatkan karena ban selip," jelasnya.
Robby Masih Belum Pulang
Iptu Ardian kemudian mengungkap kondisi Robby yang disebut masih dirawat di rumah sakit.
"Korban (Robby) sebagai penumpang McLaren masih menjalani perawatan di rumah sakit. Belum pulang," tuturnya.
Akibat kecelakaan itu, Robby mengalami dada nyeri dan lebam, dahi kanan lecet, pendarahan telinga kiri. Robby dalam keadaan sadar dan dilarikan ke Rumah Sakit Indriati Solobaru.
Sementara itu Andra mengalami dahi lecet, pipi kanan bengkak, tangan kanan dan kiri nyeri, kaki kiri nyeri. Andra dalam kondisi sadar saat dibawa ke Rumah Sakit Indriati Solobaru. Saat ini Andra sudah diizinkan pulang.
Dari hasil pemeriksaan pengemudi, Ardian menjelaskan belum ditemukan apakah pengemudi mengantuk, atau terpengaruh alkohol, maupun obat-obatan terlarang dalam insiden kecelakaan tersebut. Meski demikian, polisi tetap melakukan pemeriksaan tes urine terhadap keduanya.
"Sudah dilaksanakan tes urine (terhadap Andra dan Robby). Hasilnya sudah keluar, negatif semua. Tidak ada kandungan zat adiktif maupun obat-obatan (alkohol dan narkotika)," pungkasnya.
Simak Video "Video: Seluruh Siswa SMA Unggulan CT Arsa Sukoharjo Lulus, 3 Diterima di LN"
(apu/afn)