Supercar McLaren Milik YouTuber Andra ST Hancur dalam 3 Bulan

Round-Up

Supercar McLaren Milik YouTuber Andra ST Hancur dalam 3 Bulan

Tim detikJateng - detikJateng
Kamis, 09 Jul 2026 06:30 WIB
Kondisi mobil McLaren 720 S milik Andra ST, saat di Pos Lantas Grogol Polres Sukoharjo, Rabu (8/7/2026).
Kondisi mobil McLaren 720 S milik Andra ST, saat di Pos Lantas Grogol Polres Sukoharjo, Rabu (8/7/2026). Foto: dok. detikJateng
Solo -

Kecelakaan mengerikan terjadi di Jalan Solo-Wonogiri, Sukoharjo. Satu unit supercar McLaren yang dikemudikan YouTuber Andra ST patah hingga dua bagian!

Berdasarkan keterangan Kanit Gakkum Sat Lantas Polres Sukoharjo Iptu Ardian, kecelakaan itu terjadi di Desa Telukan, Kecamatan Grogol, Kabupaten Sukoharjo, pada Rabu (8/7) sekitar pukul 01.45 WIB.

"Semula kendaraan melaju dari selatan (Sukoharjo) menuju ke utara (Solo). Sampai di TKP, Pengemudi KBM McLaren diduga kurang konsentrasi di saat berkendara sehingga oleng ke kiri berurutan menabrak pagar, tiang telepon, tiang listrik, kata Ardian saat dihubungi detikJateng, Rabu (8/7/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Ardian menerangkan, kerasnya benturan menyebabkan bodi McLaren patah jadi dua.

ADVERTISEMENT

"Mobil terbelah menjadi dua. Untuk bagian depan meluncur ke kanan, menabrak pembatas jalan, kemudian oleng ke kiri berhenti di atas trotoar. Selanjutnya aki terlempar mengenai pintu kaca Indomaret," ucapnya.

Dikemudikan YouTuber Andra ST

Iptu Ardian mengonfirmasi, McLaren itu dikendarai oleh Febrian Paundra Alditama (21) atau Andra ST yang merupakan YouTuber sekaligus kreator konten gim.

"Iya betul (pengemudinya content creator game Andra ST)," tuturnya.

Ia menjelaskan saat kejadian, Andra bersama temannya sesama kreator konten Robby Adel Pantjoro, warga Jakarta Timur.

Meski selamat, baik Andra maupun Robby mengalami sejumlah luka.

"Pengemudi mengalami luka dahi lecet, pipi kanan bengkak, tangan kanan dan kiri nyeri, kaki kiri nyeri. Sementara penumpangnya mengalami luka dada nyeri dan lebam, dahi kanan lecet, pendarahan telinga kiri," kata dia.

Keduanya dilarikan ke Rumah Sakit Indriati Solo Baru.

"Untuk keadaan pengemudi saat ini sudah diizinkan pulang. Dari hasil observasi dokter, untuk pengemudi bisa rawat jalan. Tapi untuk penumpang, saat ini masih observasi di rumah sakit," jelas Ardian.

Kondisi mobil McLaren usai mengalami kecelakaan tunggal di Desa Telukan, Kecamatan Grogol, Kabupaten Sukoharjo, Rabu (8/8/2026).Kondisi mobil McLaren usai mengalami kecelakaan tunggal di Desa Telukan, Kecamatan Grogol, Kabupaten Sukoharjo, Rabu (8/8/2026). Foto: Dok Satlantas Sukoharjo

McLaren Baru 3 Bulan Dibeli

Saat ini, bangkai mobil tersebut dibawa ke area parkir Pos Lantas Grogol Polres Sukoharjo. Dikatakan Ardian, mobil keluaran tahun 2023 itu baru dibeli Andra ST beberapa bulan lalu, dan sudah terdaftar di Samsat Sukoharjo.

"Mobil ini baru dibeli, keluaran tahun 2023. Sudah terdaftar di Samsat Sukoharjo. Ini kendaraan baru, tetapi keluaran tahun 2023. Kemungkinan sekitar 3 bulan (belinya). STNKnya atas nama pengemudi sendiri," ungkapnya.

Momen beli mobil itu juga sempat diunggah Andra ST di akun YouTube-nya pada 28 Maret 2026.

Ardian melanjutkan, berdasarkan pengakuan Andra ST, mobil itu dikemudikan di bawah kecepatan 100 km/jam.

"Kalau menurut keterangan (pengemudi) tidak terlalu kencang, mungkin masih kecepatan di bawah 100 km/jam," paparnya.

Mobil sempat berhenti terkena lampu merah di simpang empat jalan Ciu.

Namun saat kembali berjalan, Andra ST tidak bisa mengendalikan laju kendaraannya, sehingga oleng ke kiri hingga menabrak pagar, tiang wifi, dan tiang listrik. Mobil pun remuk dan terbelah menjadi dua bagian.

"Setelah kena lampu merah di simpang Telukan (Jalan Ciu), lalu berjalan dan terjadi selip, bannya selip. Pengemudi tidak bisa menguasai laju kendaraannya sehingga oleng ke kiri kemudian menabrak tiang," ujarnya.

Pakai Pelat Palsu

Saat dievakuasi, terdapat pelat bernomor polisi B-331. Ardian mengungkapkan nopol tersebut bukan pelat aslinya.

Ardian menyatakan pelat asli McLaren Andrea bernomor AD-124-ST, dan baru turun beberapa hari lalu.

"STNK, pelat nomor baru jadi tanggal 6 kemarin. Mungkin belum sempat dipasang," ucapnya.

Meski menggunakan pelat nomor palsu, pihak kepolisian juga mendapati pelat nomor asli kendaraan. Namun, pelat tersebut belum terpasang.

"Pelat nomor yang asli ada di dalam kendaraan," ucapnya.



(apu/afn)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads