Beredar kabar ponsel YouTuber Andra ST hilang saat kecelakaan McLaren 720S di Jalan Solo-Wonogiri, Sukoharjo. Polisi pun mengusut kabar hilangnya ponsel Andra tersebut.
Kabar hilangnya ponsel Andra ST itu diunggah akun TikTok @rillinglung pada Rabu (8/7/2026) Dalam foto itu menyebutkan dua HP iPhone Andra ST hilang.
"hp rog rusak monitor rusak McLaren rusak hp yg ada di dalam mobil BG Andra iPhone 17 hilang iPhone 13 hilang kurang sesabar apa @AndraST," demikian keterangan akun tersebut dikutip detikJateng hari ini.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Unggahan itu juga menyertakan keterangan, jika HP itu hilang diketahui saat live tim Andra ST.
"yg nanyak tau dari siapa iPhone hilang aku tau dari tim BG Andra sendiri saat live," tulis keterangan di unggahan akun TikTok @rillinglung.
Kanit Gakkum Satlantas Polres Sukoharjo Iptu Ardian turut menanggapi postingan tersebut. Pihaknya masih melakukan pendalaman terkait informasi adanya HP yang hilang.
"Masih dalam penyelidikan (HP yang hilang)," kata Ardian saat dihubungi awak media.
Sebagai informasi, mobil McLaren itu dikendarai oleh Febrian Paundra Alditama alias Andra ST (21), warga Kecamatan Bendosari, Kabupaten Sukoharjo. Andra mengemudikan mobil itu bersama Robby Adek Pantjoro (21) warga Jakarta Timur.
Hari ini polisi telah melakukan olah TKP dari kecelakaan tunggal yang membuat mobil McLaren itu terbelah dua. Mobil itu diduga mengalami ban selip hingga mengakibatkan laka tersebut.
"Kita mulai dari titik crash, dimana kendaraan mulai mengalami selip, ban mengalami selip. Kemudian limbung ke arah kiri, kemudian terkena tiang listrik. Begitu kena tiang listrik ini kendaraan terbelah menjadi dua. Mesinnya terlempar sampai dimana, kabinnya terlempar sampai dimana, kita ukur. Mulai dari titik crash sampai dimana kendaraan itu berhenti kita ukur. Untuk mengetahui batas kecepatan yang terjadi pada saat benturan," jelas Ardian.
Ardian belum bisa membeberkan berapa jauh bagian mobil yang terbelah itu terlempar. Sebab, hal itu masih dalam penyelidikan kepolisian. Namun dari hasil sementara olah TKP yang dilakukan, menyatakan jika kejadian itu murni kecelakaan tunggal.
"Kesimpulan sementara dari kami, kami juga melihat dari video yang sudah kami dapatkan, dari mulai simpang empat hingga kejadian. Beberapa saksi sebagian sudah kami periksa, kemudian dikuatkan dengan olah TKP saat ini. Memang benar ini kejadian lakalantas tunggal," ucapnya.
"Itu terjadi karena bannya selip. Ada bekas ban yang sudah kami cek, sehingga dugaan sementara dari hasil olah TKP ini bahwa benar laka lantas tunggal yang diakibatkan karena ban selip," pungkasnya.
