Seorang camat di Boyolali yang disorot karena mengirim video porno ke eks karyawannya disanksi teguran tertulis dari bupati. Si mantan karyawan merespons dengan mempertanyakan sanksi yang diberikan kepada mantan majikannya, dan berharap adanya sanksi yang lebih tegas.
"Di berita yang beredar sanksinya itu enggak ada, cuma dapat teguran. Harusnya kan ada," kata A, eks karyawati penerima kiriman video dari camat itu, kepada wartawan Rabu (8/7/2026).
Dia menyatakan memiliki bukti-bukti camat mengirimkan video tak senonoh tersebut. Camat tersebut dinilainya juga telah melanggar aturan, karena telah mengirimkan video porno tersebut.
"Tapi itu cuma dapat teguran aja, enggak dapat sanksi. Kan kita juga enggak tahu kalau ada korban lain yang enggak berani speak up kan. Lah itu gimana itu, soalnya kan cuma dapat teguran, enggak dapat sanksi lain. Padahal dia sudah melanggar aturan juga sih," keluh dia.
A mengaku kecewa dan sakit hati mendapat kiriman video tersebut. Pasalnya selama ini hubungannya sebagai pemilik usaha dengan karyawannya juga baik-baik saja. Kenal juga baik-baik dan tidak pernah menjelek-jelekkan, tapi tiba-tiba mendapat kiriman video tersebut yang dinilainya telah melecehkannya. Ia pun mengaku kaget mendapat kiriman video tersebut. Saat itu dia sedang dalam perjalanan.
"Saya langsung gemeteran, lha ini kok ngirimi kayak gini, kenapa gitu. Padahal kan nggak ada masalah sama sekali," ungkapnya.
Setelah mendapat kiriman video mesum itu, dia mengaku tak bisa tidur. Takut jika ketemu di jalan. Karena setelah mengirim video itu, camat tersebut tidak langsung memberikan klarifikasi salah kirim atau gimana.
"Bikin saya jadi kepikiran terus," katanya lagi.
Dia berharap, ada sanksi yang lebih tegas, tak hanya teguran saja. Menurut dia, kalau hanya ditegur, dikhawatirkan akan mengulangi perbuatannya lagi. Selain itu, yang bersangkutan juga meminta maaf secara terbuka.
Lebih lanjut A membantah jika kiriman video itu langsung dihapus tak sampai setengah menit setelah terkirim. Dia mengaku mendapat kiriman video itu pukul 11.58 WIB. Pukul 12.07 WIB kiriman tersebut masih ada dan ia tangkap layar.
"Pas jam 12 lebih 15 (menit) kalau nggak 20 (menit) gitu, baru ditarik (kiriman dihapus)," terangnya.
Simak Video "Video: Keren! Bocah SD Kemusu Boyolali Temukan Celah Keamanan di Situs NASA"
(apu/afn)