Pengakuan Very Baru Kenal Mozza di TikTok Langsung Pacaran

Pengakuan Very Baru Kenal Mozza di TikTok Langsung Pacaran

Ardian Dwi Kurnia - detikJateng
Sabtu, 05 Sep 2026 21:14 WIB
Mahendra Very Dwi Anggara, pemuda pembunuh Mozza Axillia Gunarsa, saat digelandang ke Polrestabes Semarang, Sabtu (5/9/2026).
Mahendra Very Dwi Anggara, pemuda pembunuh Mozza Axillia Gunarsa, saat digelandang ke Polrestabes Semarang, Sabtu (5/9/2026). Foto: Ardian Dwi Kurnia/detikJateng
Semarang -

Mozza Axillia Gunarsa (17), perempuan asal Bergas, Kabupaten Semarang yang sempat hilang setahun rupanya dibunuh oleh Mahendra Very Dwi Anggara (22). Polisi mengungkap, keduanya berkenalan lewat TikTok dan langsung berpacaran.

Kasat Res PPA-PPO Polrestabes Semarang, Kompol Ni Made Sriniti, mengatakan awal perkenalan keduanya terjadi pada Mei 2025. Mereka awalnya saling mengenal lewat media sosial TikTok.

"Untuk berkenalan sekitar bulan Mei 2025 lewat aplikasi TikTok kemudian bertukar nomor handphone," kata Sriniti di Mapolrestabes Semarang, Sabtu (5/9/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Sriniti menyebut dari perkenalan lewat dunia maya itu, keduanya bersepakat bertemu di kos yang disewa pelaku. Pada bulan yang sama, pelaku menyampaikan mereka sudah pacaran.

ADVERTISEMENT

"Kemudian dilanjutkan untuk pertemuan di kos milik pelaku. Menurut pengakuan tersangka, pada saat awal Mei 2025 sudah terjalin hubungan pacaran," ungkap Sriniti.

Sriniti membeberkan dalam rentang waktu Mei-Juni 2025, sebelum korban dibunuh, keduanya bertemu beberapa kali di kos. Polisi masih mendalami aktivitas apa yang mereka lakukan.

"Pertemuan bulan Mei dengan sampai dengan bulan Juni sudah ada beberapa kali pertemuan," terang Sriniti.

"Beberapa kali ketemu di kos itu ya antara bulan Mei dan Juni itu. Pengakuan tersangka bahwa korban ke kos untuk main. (Main apa?) Ini masih perlu kita pendalaman lebih lanjut," ujar Sriniti.

Lebih lanjut, Sriniti menjelaskan bahwa kedua orang tua Mozza tidak mengetahui apalagi mengenal korban. Mereka juga tidak tahu adanya hubungan pacaran di antara keduanya.

"Kedua orang tua pun tidak mengetahui dan tidak mengenal siapa tersangka ini," kata Sriniti.

Eksekusi Kejam Very terhadap Mozza

Sriniti menjelaskan cara bertindak Very menghabisi Mozza, yakni dengan membekapnya menggunakan tangan kosong. Ia melakukannya sekitar tujuh menit.

"Pelaku membekap korban hingga lemas pakai tangan kosong sekitar kurang lebih tujuh menit," jelas Sriniti.

Sriniti menyampaikan Very sempat keluar untuk membeli makan. Dia juga mencari lokasi tempat pembuangan korban.

"Sempat tersangka keluar untuk membeli makan dan juga menyiapkan tali rafia dan juga menyisir tempat yang akan dilakukan menghilangkan jenazah korban, yaitu di wilayah Jangli," ungkap Sriniti.

Setelah menemukan titik pembuangan korban, Very kembali ke kos. Ia lalu menangani tubuh korban dan memasukkannya ke dalam karung dan membuangnya.

"Kemudian tersangka kembali lagi ke kos dan di kos tersebut tersangka mengikat korban, kemudian membungkus korban dengan kain. Selanjutnya dibungkus lagi dengan kardus dan dimasukkan ke dalam karung," kata Sriniti.

"Selanjutnya tersangka membopong jenazah korban dan dibawa menggunakan sepeda motor korban ke wilayah sekitaran Jangli dan di wilayah tersebut tersangka membuang jenazah korban," imbuhnya.

Korban Jadi Kerangka

Diberitakan sebelumnya, kasus ini terungkap setelah penemuan kerangka di jurang jalan tol wilayah Jangli, Kota Semarang. Penemuan kerangka ini berawal dari pengakuan pelaku, MDVA (22) yang ditangkap pada Kamis (3/9).

Belakangan diketahui kerangka manusia itu adalah Mozza Axillia Gunarsa (17) yang dilaporkan hilang pada 28 Juni 2025 silam. Pembunuhan terhadap Mozza ini terungkap usai polisi menemukan bukti berupa chat di akun Instagram korban yang masih tertaut di ponsel yang dimiliki orang tuanya.

Berdasarkan pengakuan pelaku, pembunuhan Mozza dilakukan pada 25 Juni 2025. Diketahui, dia dihabisi dengan cara dicekik di kamar kos wilayah Jalan Sriwijaya, Kota Semarang. Pembunuhan ini dilakukan setelah korban dengan pelaku terlibat cekcok karena cemburu.

Setelah dibunuh, jenazah Mozza dimasukkan ke dalam karung. Pelaku lalu membuang tubuhnya di jurang Jalan Tol Jangli dengan mengendarai sepeda motor. Kerangka Mozza dievakuasi petugas pada Jumat (4/9).



(apu/apu)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Hide Ads