Petugas Terciduk Main Gim Saat Antrean Padat, Dukcapil Semarang Klarifikasi

Petugas Terciduk Main Gim Saat Antrean Padat, Dukcapil Semarang Klarifikasi

Muhammad Iqbal Al Fardi - detikJateng
Selasa, 30 Jun 2026 14:42 WIB
Apa Arti Damage, yang Kerap Ramai Dipakai Pengguna TikTok dan Gamers
Ilustrasi gim di komputer. Foto: Shutterstock
Semarang -

Sebuah unggahan menarasikan adanya seorang petugas Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dispendukcapil) Kota Semarang bermain gim ketika antrean panjang viral di media sosial. Kepala Dispendukcapil Kota Semarang, Yudi Wibowo, buka suara.

Kabar tersebut diunggah oleh akun Instagram @dinaskegelapan_kotasemarang, Selasa (30/6/2026). Dijelaskan, saat itu terjadi antrean panjang, tetapi tidak dijelaskan kapan dan di mana kejadian tersebut berlangsung.

Dijelaskan, di tengah padatnya antrean warga mengurus administrasi kependudukan itu, seorang petugas diduga tengah bermain gim.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Warga rela mengantre panjang
demi mengurus administrasi kependudukan. Namun, di tengah padatnya antrean, justru terlihat ada petugas yang diduga asyik bermain game.
Jika kondisi ini benar terjadi saat jam pelayanan, tentu sangat disayangkan. Masyarakat datang dengan harapan mendapatkan pelayanan yang cepat, ramah, dan profesional, bukan melihat
waktu kerja dihabiskan untuk aktivitas yang tidak berkaitan dengan tugas. Semoga pihak terkait dapat melakukan evaluasi dan memastikan seluruh petugas tetap fokus memberikan pelayanan terbaik
kepada masyarakat. Kepercayaan publik dibangun dari hal-hal sederhana, termasuk kedisiplinan dan tanggung jawab saat melayani," tulis akun tersebut seperti dilihat detikJateng, Selasa (30/6/2026).

ADVERTISEMENT

Dalam video yang diunggah, layar monitor seorang petugas diduga menampilkan sebuah gim yang masih belum diketahui jenisnya.

Di saat itu pula, terlihat banyak warga memadati kantor Dispendukcapil Kota Semarang di Kecamatan Gayamsari.

Kepala Dispendukcapil Kota Semarang, Yudi Wibowo, saat dimintai konfirmasi mengatakan orang dalam video tersebut merupakan petugas magang. Ia mengungkapkan, tugasnya mengaktivasi identitas penduduk.

"Jadi itu petugas magang yang membantu kita. Tapi tugasnya sebenarnya untuk aktivasi identitas kependudukan," kata Yudi saat dihubungi pada hari ini.

Dalam aktivasi kependudukan itu, Yudi mengatakan, petugas magang tidak melakukan penerbitan dokumen. Berdasarkan standar ISO 20007, Yudi menjelaskan, komputer bakal logout otomatis jika tidak digunakan dalam waktu 30 detik.

"Sesuai standar ISO kita, ISO 20007, terkait keamanan dan informasi itu semua komputer kita, kalau yang di IKD (Identitas Kependudukan Digital) terutama, itu logout-nya memang cepat, 30 detik," ungkapnya.

Dia menerangkan, anak magang itu membuka berbagai laman agar komputer tidak logout. Salah satu yang diakses, yakni laman gim, tetapi tidak dimainkan.

"Adik magang itu punya cara ben ora (agar tidak) logout, dia buka halaman apa saja. Dilala (kebetulan) bukanya halaman gim. Itu klak-klik klak-klik terus, tapi tidak dimainkan sebenarnya," sebutnya.

"Sehingga ketika ada orang masuk lebih dari 30 detik, itu posisi tidak logout dia nggak mau login lagi," lanjutnya.

Dia menegaskan, laman yang dibuka petugas magang itu dibuka agar sistem di komputer tidak keluar.

"Halaman itu sebenarnya anak-anak magang itu hanya untuk alat bantu supaya sistemnya nggak lock out, nggak time out. Jadi bukan bermain gim mereka," terang Yudi.



(apu/ahr)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Hide Ads