Pergi Tanpa Pamit, Pria Grobogan Tewas Diduga Dianiaya di Jalan

Ardian Dwi Kurnia - detikJateng
Rabu, 10 Jun 2026 08:38 WIB
Ilustrasi mayat pria Grobogan. Foto: Dok. Detikcom
Grobogan -

Seorang pria ditemukan tergeletak dengan sejumlah luka di tepi Jalan Raya Tanggungharjo-Brabo, Desa Brabo, Kecamatan Tanggungharjo, Grobogan, diduga korban penganiayaan. Ia tewas usai dirawat selama enam hari di rumah sakit.

Diketahui korban bernama Purnomo (54), warga Desa Bedani, Kecamatan Tegowanu. Korban sempat dirawat secara intensif sebelum dinyatakan meninggal dunia.

"Dirawat di ICU selama enam hari, kemudian meninggal dunia. Meninggal hari Senin 8 Juni 2026 pukul 20.55 WIB," kata Kanit Reskrim Polsek Tanggungharjo, Bripka Dwiyanto saat dihubungi detikJateng, Rabu (10/6/2026).

Adapun kronologi awal kejadian ini, korban mulanya ditemukan oleh warga di tepi jalan raya pada Rabu (3/6) pagi. Dwi mengungkapkan ada sejumlah luka dan korban dalam kondisi tidak sadar saat ditemukan.

"Pukul 06.00 WIB korban ditemukan terbaring di tepi jalan raya Tanggungharjo - Brabo, dengan kondisi tidak sadar dan mengalami luka lebam dan berdarah di wajah. Kemudian dibawa ke puskesmas dan dirujuk ke RS Sultan Fatah," ujar Dwi.

Dwi menyebut korban pergi tanpa pamit. Ia terakhir terlihat oleh istrinya pada Selasa (4/6) malam.

"(Sebelum pergi) tidak ada yang dipamiti, jam 22.00 WIB istrinya pulang kerja di (dapur) MBG, melihat korban masih di rumah," jelas Dwi.

Dwi mengungkapkan korban memiliki kebiasaan pergi berziarah pada malam hari. Saat ditemukan tergeletak di tepi jalan raya, korban tidak terindikasi usai mengonsumsi minuman beralkohol.

"Kebiasaan korban kalau malam sering ziarah di kuburan-kuburan. (Saat ditemukan) negatif (alkohol)," tutur Dwi.

Sepeda motor korban juga ditemukan dengan jarak sekitar satu kilometer dari TKP. Dwi menduga korban dianiaya.

"Motor ditemukan dengan jarak radius 1 kilometer dari lokasi korban ditemukan, parkir di bekas tambang Dusun Krajan, Tanggungharjo. Dugaan sementara korban penganiayaan," beber Dwi.

Dwi juga mengungkapkan bahwa saksi-saksi dalam peristiwa ini minim. Pihaknya kini tengah melakukan penyelidikan bersama Sat Reskrim Polres Grobogan.

"Kami masih mendalami karena minimnya saksi-saksi. Saat ini masih pedalaman atau penyelidikan bersama Reskrim Polres terkait kejadian tersebut," kata Dwi.



Simak Video "Video Surabaya Samator Bungkam Alib Grobogan di SBY Cup 2026"

(afn/ahr)
Berita Terkait
Berita detikcom Lainnya
Berita Terpopuler

Video

Foto

detikNetwork