Pencari Ikan di Grobogan Tewas Tersengat Alat Setrumnya Sendiri

Pencari Ikan di Grobogan Tewas Tersengat Alat Setrumnya Sendiri

Ardian Dwi Kurnia - detikJateng
Selasa, 21 Apr 2026 22:21 WIB
Daman Zuhri (41) tewas di tepi Sungai Temu Ireng wilayah Desa Padas, Kedungjati, Grobogan, gegara tersengat listrik dari alat setrum pencari ikan.
Evakuasi korban tewas kesetrum alat pencari ikan di tepi Sungai Temu Ireng, Desa Padas, Kedungjati, Grobogan, Selasa (21/4/2026). Foto: Dok. Polres Grobogan
Grobogan -

Seorang pria ditemukan tewas di tepi Sungai Temu Ireng wilayah Dusun Dawung RT 3 RW 5, Desa Padas, Kecamatan Kedungjati, Grobogan. Korban diduga tewas karena tersengat listrik dari alat setrum ikan miliknya sendiri.

Korban diketahui bernama Daman Zuhri (41), warga Dusun Dawung RT 1 RW 5, Desa Padas, Kedungjati. Plt Kasi Humas Polres Grobogan Ipda Arif Suryanto mengatakan korban berpamitan hendak menyetrum ikan pada Senin (20/4) malam.

"Sekira pukul 23.30 WIB korban pamit kepada istrinya untuk menyetrum ikan di sungai," kata Arif saat dimintai konfirmasi detikJateng, Selasa (21/4/2026) malam.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Arif menyebut, jenazah korban mulanya diketahui oleh saksi bernama Sutiyem (58) sekitar pukul 15.00 WIB tadi. Sutiyem saat itu sedang mencari ikan di tepi Sungai Temu Ireng bersama cucunya.

"Saksi melihat seperti ada orang yang tergeletak di tepi sungai tersebut, kemudian saksi pulang ke rumah," ujar Arif.

ADVERTISEMENT

Setiba di rumah, Sutiyem mengajak satu orang lain untuk kembali ke sungai guna memastikan apakah orang yang tergeletak itu sudah meninggal dunia. Setelah itu warga melapor ke Polsek Kedungjati.

Polisi dan tim medis kemudian mendatangi lokasi kejadian dan melakukan pemeriksaan terhadap korban.

"Ditemukan luka bakar di pergelangan tangan kiri, telapak tangan kiri, jari tengah, manis, kelingking tangan kiri, dan bagian perut kanan," kata Arif.

Tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. Arif menyebut korban tewas karena tersengat aliran listrik dari alat setrum ikan miliknya sendiri.

"Tidak ada tanda-tanda penganiayaan, korban meninggal dunia karena murni tersengat aliran listrik setrum ikan miliknya sendiri," pungkas Arif.




(dil/dil)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads