Hujan deras di Kabupaten Grobogan sejak sore hingga malam hari membuat beberapa sungai meluap dan mengakibatkan sejumlah wilayah tergenang banjir. Ratusan rumah dilaporkan terendam banjir.
Plt Kasi Humas Polres Grobogan, Ipda Arif Suryanto, mengatakan ada sejumlah kecamatan yang terdampak, di antaranya Kecamatan Tegowanu, Kecamatan Tanggungharjo, dan Kecamatan Kedungjati.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Di Tegowanu, menurut Arif, Desa Sukorejo dilanda banjir akibat luapan air dari Sungai Renggong. Total 300 rumah di Dusun Jati dan Dusun Dokombo dilaporkan terendam banjir.
"Pukul 21.00 WIB total jumlah rumah warga Desa Sukorejo yang terendam banjir 300 rumah, ketinggian 5-15 sentimeter," kata Arif saat dimintai konfirmasi detikJateng, Kamis (2/4/2026) malam.
Arif menyebut ketinggian banjir di jalan gang bahkan ada yang mencapai ketinggian 70 sentimeter. Saat ini, banjir sudah berangsur surut.
"Fasilitas umum yang terdampak banjir yaitu jalan gang Dusun Jati ketinggian 30-50 cm dan jalan gang Dusun Dokombo 30-70 cm. Air sudah mulai berangsur-angsur surut," ujar Arif.
Sementara di Kecamatan Tanggungharjo, Arif mengungkapkan, banjir terjadi di Dusun Gedangan, Desa Sugihmanik. Tercatat 38 rumah terendam banjir akibat luapan sungai.
"Pukul 20.30 WIB di Dusun Gedangan halaman rumah dan di dalam rumah warga banjir yang disebabkan air sungai meluap," jelas Arif.
"Tinggi air 20 cm, sementara ini debit air berangsur menurun. Rumah terendam air Dukuh Gedangan berjumlah 38 rumah," lanjutnya.
Terpisah, Kapolsek Kedungjati, AKP Endro Suseno, menyampaikan di Kecamatan Kedungjati juga dilanda banjir akibat luapan air sungai. Desa Ngombak dan Karanglangu adalah dua desa awal yang dilaporkan terendam banjir.
"Pukul 17.00 WIB di Dusun Kaliratan, Desa Ngombak alami banjir luapan Kali Godo, genangan air 30 cm. Desa Karanglangu alami banjir dampak luapan Sungai Bancak, luapan air di rumah warga 50 cm," ujar Endro.
Baca juga: 50 Anak di Solo Suspek Campak |
Menurut Endro banjir di dua desa itu sudah berangsur surut dan genangan air bergeser ke desa lain yakni Jumo hingga Wates. Namun ia belum merinci dampak banjir di desa-desa tersebut.
"Desa Karanglangu info terakhir, air sudah surut, air bergeser ke bawah, desa mungkin terdampak Desa Jumo dan Wates. Untuk Desa Karanglangu dan Desa Ngombak sudah biasa cuma sekadar air lewat, desa tergenang air lumayan lama itu Desa Kalimaro Dsn Lukas, Desa Jumo dan Wates, genangan air biasanya sampai 10 jam," ujar Endro.
(apl/apl)
