Seorang remaja laki-laki asal Kecamatan Tembalang, Kota Semarang, berinisial ATK (16) dibacok dua pria tak dikenal di Jalan Sompok, Lamper Lor, Kecamatan Semarang Selatan. Akibatnya, ATK mengalami luka terbuka di bahu dan dilarikan ke rumah sakit.
Kasi Humas Polrestabes Semarang, Kompol Riki Fahmi Mubarok, mengatakan kejadian itu berlangsung pada Minggu (7/6/2026) pukul 22.30 WIB. Saat itu ATK tengah mengendarai satu unit motor matik bersama temannya berinisial J (16) dari arah Jalan Pahlawan menuju Jalan Sriwijaya.
Namun, sesampainya di Jalan Sompok, korban bersama temannya diberhentikan dua pria tak dikenal. Riki menyebut dua orang tak dikenal itu mengendarai satu unit motor.
"Nah, kemudian sesampainya di TKP di Sompok, itu ada diberhentikan OTK menggunakan kendaraan, dua orang dengan menggunakan kendaraan roda dua," kata Riki saat dihubungi detikJateng, Selasa (9/6/2026).
Para pelaku lantas mengejar para korban yang tidak mau berhenti. Setelah itu, korban dibacok.
"Dikarenakan korban ini tidak berhenti, ada pengejaran yang dilakukan oleh OTK ini kepada korban, dan sempat melakukan kekerasan itu ke arah korban, gitu," jelas Riki.
Usai dibacok, ATK kemudian pulang ke rumahnya dan langsung dilarikan ke RSUP dr. Kariadi malam itu juga. Sebab, korban mengalami luka terbuka di bagian bahu kanan.
"Setelah itu korbannya masih bisa bangun, dan korban itu langsung pulang. Setelah pulang, dirujuk orang tuanya ke Rumah Sakit Kariadi. Ya, malam itu juga sudah langsung dirujuk karena kan ada luka di bahu sebelah kanan karena kan hasil bacokan itu," sebutnya.
Riki menyebut hingga kini korban masih menjalani perawatan di RSUP dr. Kariadi. Sementara polisi masih menunggu ATK pulih untuk kemudian diminta keterangan sehingga polisi bisa melakukan pengembangan kasus.
"Iya, nah sementara kita juga masih pendalaman. Kita juga minta keterangan dari korban juga karena kan korban juga masih status masih pemulihan, sehingga kita juga ngejaga situasi kondisi daripada korban. Nanti ketika korban sudah bisa dimintai keterangan, penyidik pasti kan langsung mengembangkan dari keterangan korban ataupun saksi," jelasnya.
Soal korban dibacok menggunakan apa ataupun motif terduga pelaku, Riki masih belum bisa memastikan. Penyidik saat ini juga tengah mengumpulkan sejumlah barang bukti.
"Nah, itu belum bisa kita pastikan, sementara masih dilakukan pendalaman oleh penyidik. Ini juga sudah dilimpahkan ke PPA. Sementara penyidik juga masih ambil keterangan saksi dan pengumpulan barang bukti," sebutnya.
Simak Video "Video Viral Begal Sadis di Depan Rumah Korban di Semarang"
(afn/ahr)