Seorang kakek bernama Samino (86) tewas usai diseruduk motor Honda Scoopy di Jalan Brigjend Sudiarto, Kecamatan Pedurungan, Kota Semarang. Samino meninggal usai kepalanya membentur aspal.
Insiden itu terjadi pada Selasa (1/9) pukul 06.15 WIB. Adapun Samino merupakan warga Kecamatan Pedurungan.
Sementara itu, pengendara motor Scoopy merupakan siswi berinisial A (15) asal Kecamatan Gayamsari.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Pemotornya masih siswa dan korban sudah tua. Kejadian pagi tadi sekitar pukul 06.15 WIB," kata Kanit Gakkum Satlantas Polrestabes Semarang, AKP Untung Ariyono, saat ditemui detikJateng di kantornya, di Kecamatan Semarang Barat, siang ini.
Untung menerangkan saat itu pemotor Scoopy melaju dari arah barat ke timur atau Jalan Soekarno-Hatta.
"Semula pengendara motor Honda Scoopy melaju dari arah Barat (Supriyadi) ke Timur (Arteri Soetta)," terangnya.
Saat kejadian itu, Samino tengah mengayuh sepeda dari arah yang sama dengan motor Scoopy. Sebab kurang waspada, pemotor lantas menyeruduk Samino dari belakang.
"Itu diseruduk dari belakang. Mereka satu arah," terang Untung.
Akibatnya, Samino terjatuh dan mengalami cedera kepala hingga tewas di lokasi kejadian. Korban lalu dilarikan ke RSUP Dr Kariadi.
"Mengalami luka pada cedera kepala, MD (meninggal dunia) di TKP. Kemudian dibawa ke kamar jenazah RSUP Dr. Kariadi," jelas Untung.
Adapun motor Vario tersebut telah diamankan di kantor Satlantas Polrestabes Semarang di Kecamatan Semarang Barat.
