Empat wisatawan yang merupakan satu keluarga ditemukan meninggal di tempat wisata di wilayah Kledung, Kabupaten Temanggung. Berikut identitas keempat korban.
Kabid Humas Polda Jawa Tengah (Jateng), Kombes Artanto, memerinci identitas keempat orang tersebut. Mereka adalah Muhammad Ali Munawar (52), Maghfirah (43), Alvino Evan Hakim (16), dan Bagas Amar Hakiki (21).
Artanto menyebut, para korban merupakan warga asal Desa Panjang, Kecamatan Ambarawa, Kabupaten Semarang.
Adapun Muhammad Ali Munawar merupakan seorang pedagang. Sementara Maghfirah memiliki pekerjaan yang sama dengan Ali, yakni sebagai pedagang.
Artanto mengatakan Alvino Evan Hakim merupakan pelajar, pun Bagas Amar Hakiki.
Berikut rincian identitas korban yang diterima detikJateng:
- Muhammad Ali Munawar, laki-laki usia 52 tahun, beragama Islam, dan bekerja sebagai pedagang.
- Maghfirah, perempuan berusia 43 tahun, beragama Islam, dan bekerja sebagai pedagang.
- Alvino Evan Hakim, laki-laki berusia 16 tahun sebagai pelajar.
- Bagas Amar Hakiki, laki-laki berusia 21 tahun, beragama Islam, dan sebagai pelajar
Dilansir detikJogja, pihak kampus Universitas Gadjah Mada (UGM) mengakui korban bernama Bagas Amar Hakiki merupakan mahasiswanya.
Bagas merupakan mahasiswa Sastra Perancis angkatan 2022. Dalam informasi yang beredar, Bagas dilaporkan meninggal bersama kedua orang tuanya pada Rabu (27/5) dini hari.
"Nggih (betul). Yang bersangkutan mahasiswa kami dari Sastra Perancis," kata Dekan Fakultas Ilmu Budaya (FIB) UGM, Prof Setiadi, saat dihubungi wartawan, Kamis (28/5).
Setiadi mengatakan baru mendapatkan informasi terkait peristiwa tersebut pagi tadi. Sampai saat ini, fakultas masih menunggu keterangan lebih lanjut dari pihak kepolisian.
"Perkembangan lebih lanjut belum mendapat update karena masih dalam penyelidikan polisi terkait kronologi dan berbagai keterkaitan dengan hal lain sehingga benar-benar masih menunggu kabar," ujar dia.
Diberitakan sebelumnya, keempat korban tewas ini merupakan keluarga yang terdiri dari tiga laki-laki dan seorang perempuan.
"Pada hari ini, kami dari Sat Reskrim Polres Temanggung telah melaksanakan olah TKP terkait dengan ditemukannya 4 orang meninggal dunia. Yang merupakan satu keluarga yang sedang melaksanakan wisata di salah satu tempat wisata di Kabupaten Temanggung," kata Kasat Reskrim Polres Temanggung Iptu I Komang Mahendra Deputra kepada wartawan di RSUD Temanggung, Kamis (28/5).
"Semuanya ini merupakan satu keluarga keempat korban ini yang berdomisili di Desa Panjang, Ambarawa, Semarang," sambung Komang.
Komang menyebut para korban tiba di objek wisata tersebut pada Selasa (26/5) sekitar pukul 22.00 WIB. Keempatnya disebut kamping di lokasi tersebut.
"Untuk menginap, melaksanakan kamping. Pada besok harinya, Rabu (27/5), kira-kira pada pukul 11.45 WIB, petugas yang bertugas di lokasi wisata tersebut memberitahu korban untuk segera check out, karena mereka akan melaksanakan pembersihan di lokasi," ujarnya.
Jasad keempat korban ditemukan petugas yang akan membersihkan lokasi kemping. Nahas, keempat korban ditemukan sudah terbujur kaku.
"Karena tidak ada jawaban dari korban, oleh sebab itu pada pukul 15.00 WIB,petugas kembali mendatangi, dan membuka pintu dari tempat kamping. Karena tidak ada jawaban tersebut, maka setelah dibuka pintu terlihatlah keempat korban sudah kaku di lokasi kejadian (meninggal)," ujarnya.
Simak Video "Merasakan Kelezatan Peyek Kroto Hasil Masakan Selebriti di Temanggung"
(ahr/ams)