Kemah Terakhir Sekeluarga di Temanggung Sebelum Tak Bernyawa

Kemah Terakhir Sekeluarga di Temanggung Sebelum Tak Bernyawa

Tim detikJateng - detikJabar
Jumat, 29 Mei 2026 16:00 WIB
Pemakaman sekeluarga yang ditemukan tewas saat kamping di Temanggung. Pemakaman dilakukan di Banyubiru, Semarang, Kamis (28/5/2026).
Pemakaman sekeluarga yang ditemukan tewas saat kamping di Temanggung. Pemakaman dilakukan di Banyubiru, Semarang, Kamis (28/5/2026). (Foto: Muhammad Iqbal Al Fardi/detikJateng)
Temanggung -

Berkemah yang seharusnya menjadi kegiatan untuk melepas penat, malah berakhir pilu. Empat orang sekeluarga ditemukan tewas saat kamping di Posong, Kecamatan Kledung, Kabupaten Temanggung pada Rabu (27/5/2026).

"Kalau untuk perkiraan dari dokter, korban ditemukan pada pukul 15.45 WIB itu sudah dalam keadaan kaku. Otomatis (meninggalnya) delapan sampai 12 jam sebelum ditemukan," kata Kasat Reskrim Polres Temanggung Iptu I Komang Mahendra Deputra kepada wartawan di Lobi Polres Temanggung, Jumat (29/5/2026).

"Berarti kemungkinan antara malam sampai pagi sudah meninggal dunia. Jadi kemungkinan dari malam sampai pagi itu sudah meninggal dunia, hingga ditemukan sore harinya sudah kaku," sambungnya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dari pemeriksaan di lokasi kejadian, kata Komang, tidak ditemukan bekas kekerasan fisik pada tubuh korban.

ADVERTISEMENT

"Tidak ada kekerasan fisik. Pemeriksaan luar sudah dilaksanakan oleh kedokteran forensik dan tidak menemukan adanya tanda-tanda kekerasan fisik, baik itu benda tajam, maupun benda tumpul tidak ada," ujar dia.

Komang menambahkan, barang bukti yang diamankan dan diperiksa dalam kasus ini, yaitu lima handphone berbagai merek, satu unit mobil Honda Jazz, satu kamera, satu set kompor gas portabel, dan satu tungku tanah liat untuk membakar briket. Mobil milik korban saat ini telah diamankan di Polres Temanggung.

"Dan pemeriksaan terkait dengan sisa-sisa makanan seperti daging, sosis, sayur, dan nasi putih yang dibawa oleh korban untuk memasak barbeque di TKP," jelasnya.

Masih Menunggu Visum

Polisi masih menunggu hasil pemeriksaan laboratorium forensik terkait kasus sekeluarga yang ditemukan tewas di dalam tenda kamping di kawasan wisata Kledung, Kabupaten Temanggung. Hasil pemeriksaan disebut bisa keluar dalam seminggu atau lebih.

Hal itu disampaikan Kabid Humas Polda Jateng, Kombes Artanto. Ia mengatakan, proses penyelidikan masih berjalan dan kepolisian belum dapat menyimpulkan penyebab pasti kematian para korban.

"Masih menunggu hasil VER (visum et refertum) mayat dan pemeriksaan olah TKP oleh Bid Labfor Polda Jateng," kata Artanto melalui pesan singkat kepada detikJateng, Jumat (29/5/2026).

Mobil Honda Jazz milik sekeluarga yang tewas saat kamping telah diamankan di Polres Temanggung, Jumat (29/5/2026).Mobil Honda Jazz milik sekeluarga yang tewas saat kamping telah diamankan di Polres Temanggung, Jumat (29/5/2026). Foto: Eko Susanto/detikJateng

Menurutnya, hasil pemeriksaan kemungkinan baru keluar dalam waktu sekitar sepekan atau lebih karena tim forensik masih memeriksa sampel organ tubuh dan melakukan toksikologi forensik.

"(Kapan hasil pemeriksaan keluar?) Bisa semingguan atau lebih," kata Artanto.

"Karena pemeriksaan sampel organ tubuh dan toksikologi forensik butuh waktu dan harus cermat," lanjutnya.

Saat ditanya apakah terdapat kendala dalam pemeriksaan kasus tersebut, Artanto mengatakan penyelidikan masih berjalan lancar.

"(Ada kendala di pemeriksaan?) Masih berjalan dengan baik penyelidikannya," tuturnya.

Diberitakan sebelumnya, mayat empat orang sekeluarga itu ditemukan petugas di lokasi wisata ketika hendak mengingatkan untuk check out pada Rabu (27/5) sore. Namun, karena tak mendapat respons, petugas tersebut lalu membuka pintu tenda kamping dan menemukan keempat korban sudah terbujur kaku.

Keempat korban ialah Muhammad Ali Munawar (52) dan istrinya Maghfirah (43), beserta dua putranya yaitu Alvino Evan Hakim (17) dan Bagas Amar Hakiki (21). Mereka merupakan warga Kelurahan Panjang, Kecamatan Ambarawa, Kabupaten Semarang.

Adapun keempat jenazah korban sudah dimakamkan di Kecamatan Banyubiru, Kabupaten Semarang, Kamis (28/5) sore.

Artikel ini telah tayang di detikJateng. Baca selengkapnya di sini dan di sini.

(yum/yum)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Hide Ads