Presiden RI, Prabowo Subianto, berkurban seekor sapi di Masjid Raya Klaten tahun ini. Sapi kurban dari presiden tersebut berasal dari Desa Dompyongan, Kecamatan Jogonalan, berbobot hampir satu ton.
"Sapi Qurban Idul Adha 2026/1447 H bantuan Presiden Prabowo di Kabupaten Klaten namanya Bima Seta. Nama pemilik Lingga Praditya beralamat di Desa Dompyongan, Kecamatan Jogonalan, Klaten," ungkap Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Pemkab Klaten, Iwan Kurniawan, kepada detikJateng, Kamis (14/5/2026).
Dijelaskan Iwan, sapi asal Klaten tersebut berjenis sapi Peranakan Ongole (PO). Bobot sapi terakhir mencapai 930 kilogram.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Bobot sapi terakhir mencapai 930 kilogram. Harganya Rp 96 juta, harga sudah termasuk pajak, ongkos kirim, biaya pemeliharaan sampai dengan hari penyembelihan," terang Iwan.
Sapi tersebut, lanjut Iwan, kondisinya sangat baik. Hasil uji dengan Surat Keterangan Kesehatan Hewan (SKKH) memenuhi.
"Hasil uji dengan Surat Keterangan Kesehatan Hewan (SKKH) memenuhi uji laboratorium feces lolos, tidak terindikasi cacing, Calon lokasi pemotongan Masjid Raya Klaten," jelas Iwan.
Sapi tersebut, menurut Iwan, merupakan sapi kedua bantuan presiden saat hari raya. Tahun lalu presiden juga memberikan hewan kurban serupa.
"Iya betul ini yang kedua. Hari raya tahun lalu sapi dari Desa Mranggen, Kecamatan Jatinom, Klaten, " sebut Iwan.
"Rencana besok Senin kita mau cek ke lokasi, tapi untuk pengawasan saat ini sudah dilakukan oleh Petugas Kesehatan Hewan DKPP," imbuhnya.
Kaur Umum Perencanaan Desa Dompyongan, Kecamatan Jogonalan, Triyono, mengonfirmasi ada kabar sapi dari peternak di desanya yang dibeli pejabat. Namun tidak menyangka jika presiden.
"Kabarnya memang dibeli pejabat tapi kurang tahu siapa yang beli. Sapi dari Bapak Sugeng, beliau memang sering dapat pesanan sapi kurban," jelas Triyono kepada detikJateng.
"Iya, itu anaknya Pak Sugeng," jawab Triyono saat ditanya nama pemilik sapi bernama Lingga Praditya.
(apu/apu)
