Oknum LSM di Semarang Diduga Perkosa Wanita Autis hingga Hamil

Muhammad Iqbal Al Fardi - detikJateng
Rabu, 13 Mei 2026 18:56 WIB
Ilustrasi. Foto: Edi Wahyono
Semarang -

Seorang oknum anggota lembaga swadaya masyarakat (LSM) diduga memperkosa seorang wanita autis di Kota Semarang. Akibat perbuatan pelaku, korban kini hamil 5 bulan.

"Pada tanggal 8 Mei 2026 saya kedatangan keluarga, ibu, bapak, maupun keluarga besar dari korban. Menurut saya ini pemaksaan persetubuhan terhadap korban penyandang disabilitas autis yang sekarang diketahui hamil 5 bulan. Korban itu umur 25 tahun," kata kuasa hukum korban, Zainal Abidin Petir, saat ditemui di Pengadilan Tipikor Semarang, Rabu (13/5/2026).

Zainal menuturkan, korban awalnya diduga diajak oleh seorang anggota LSM yang merupakan tetangga korban.

"Oknum LSM (mengajak korban) tiga kali pergi. Tapi dari pengakuan itu, korban disuruh dan dipaksa untuk melayani nafsu birahinya dua kali. (Korban dan terduga pelaku bertetangga?) Nggak cuma satu kecamatan, hanya beda RT, satu kelurahan," sebutnya.

Zainal berujar, terduga pelaku pertama kali melakukan perbuatannya terhadap korban di sebuah kamar. Namun, belum diketahui di mana persisnya kamar tersebut dan kapan peristiwanya terjadi.

"Jadi pertama itu dilakukan di sebuah kamar. Nah, ini nggak ngerti karena autis kan kurang bisa detail ceritanya," ujar Zainal.

"Yang kedua di dalam mobil. Di dalam mobil itu dilakukan dua minggu yang lalu, berarti awal bulan Mei," imbuhnya.

Korban sempat menjalani visum di RS Bhayangkara. "Hasil visum dari Rumah Sakit Bhayangkara ada tujuh sampai delapan sobekan di dalam miss v korban," sebutnya.

Zainal mengatakan, pihaknya telah membuat aduan ke Polrestabes Semarang. Aduan dibuat pada 7 Mei 2026.

"Sudah laporan ke Polrestabes tanggal 7 Mei 2026 di PPA. Langkah selanjutnya Kapolrestabes harus memperhatikan, harus proaktif untuk melakukan penyelidikan sampai penyidikan. Karena ini berkebutuhan khusus, anak autis, sampai hamil sudah lima bulan," tegasnya.

Sementara itu Kasi Humas Polrestabes Semarang, Kompol Riki Fahmi Mubarok, saat dimintai konfirmasi mengaku bakal mengecek aduan tersebut.

"Sementara masih saya cari info dan dalami," kata Riki saat dimintai konfirmasi detikJateng.



Simak Video "Video: 36 Biksu Thudong yang Jalan Kaki dari Thailand Telah Sampai di Borobudur"

(apl/dil)
Berita Terkait
Berita detikcom Lainnya
Berita Terpopuler

Video

Foto

detikNetwork
Female Daily
Kamis, 01 Jan 1970 07:00 WIB