Pria Diamuk Massa di Semarang Usai Bleyer Motor-Pukul Warga Pakai Celurit

Pria Diamuk Massa di Semarang Usai Bleyer Motor-Pukul Warga Pakai Celurit

Muhammad Iqbal Al Fardi - detikJateng
Senin, 11 Mei 2026 19:46 WIB
Ilustrasi pengeroyokan. (Dok. detikcom)
Foto: Ilustrasi pengeroyokan. (Dok. detikcom)
Semarang -

Dua pria bikin onar dengan menggeber gas motor di Kampung Kerobokan, Kelurahan Pandansari, Semarang Tengah, Kota Semarang. Saat ditegur, salah satu pria itu justru memukul warga menggunakan gagang celurit. Akibatnya, pria itu sempat diamuk massa.

Kasi Humas Polrestabes Semarang, Kompol Riki Fahmi Mubarok, mengatakan peristiwa itu terjadi pada Minggu (10/5/2026) sekitar pukul 19.00 WIB.

Kedua pria itu bernama Haris dan Rio, warga Rejosari, Semarang Timur. Sedangkan korbannya bernama Sofiatun, warga Kampung Kerobokan, Kelurahan Pandansari, Semarang Tengah.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Kedua pelaku ini melintas depan rumah korban dengan membleyer motor. Sehingga korban ini merasa bising, sehingga menegur," kata Riki melalui pesan suara, Senin (11/5/2026).

ADVERTISEMENT

Kedua terduga pelaku dan korban pun cekcok. Kemudian korban dipukul menggunakan gagang celurit.

"Pelaku itu tidak terima, mengeluarkan senjata tajam. (Korban) Dipukul kena kepala, kena batang celurit," ujar Riki.

Lantas korban berteriak dan kedua pelaku dikejar warga. Pria bernama Haris akhirnya ditangkap warga. Sedangkan Rio sempat berhasil kabur.

"Yang punya rumah teriak-teriak, (warga) pada ngejar. Dan kemudian si Haris tersebut ke MG Setos itu. Celuritnya jatuh, warga ngejar, kemungkinan (Haris kena) amukan warga," jelasnya.

"Kemudian ada juga warga yang mengetahui alamat terduga pelaku (Rio) ini, sehingga dibawa ke kantor polsek dan dibawa ke Polrestabes," lanjutnya.

Riki menambahkan, pihak korban dan kedua pelaku telah bersepakat untuk berdamai.

"Jadi mereka sudah sepakat untuk diselesaikan secara musyawarah dan juga mereka sudah membuat surat pernyataan baik terduga pelaku dan korbannya. Jadi permasalahan itu sudah selesai antara kedua belah pihak," pungkas Riki.




(dil/alg)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads