Temuan Bayi Terbungkus Daster di Kebun Gegerkan Warga Ringinarum Kendal

Temuan Bayi Terbungkus Daster di Kebun Gegerkan Warga Ringinarum Kendal

Saktyo Dimas R - detikJateng
Rabu, 13 Mei 2026 15:22 WIB
TKP penemuan bayi di Kendal, Rabu (13/5/2026).
TKP penemuan bayi di Kendal, Rabu (13/5/2026). Foto: Saktyo Dimas R/detikJateng
Kendal -

Warga Dusun Kedungwungu, Desa Kedunggading, Kecamatan Ringinarum, digegerkan dengan penemuan bayi di kebun dini hari tadi. Bayi laki-laki itu kini dirawat di puskesmas setempat.

"Iya benar, pagi tadi sekitar pukul 03.30 WIB telah ditemukan seorang bayi laki-laki. Di kebun milik Pak Asrip, " kata Kasi Humas Polres Kendal, Iptu Deni Herawan saat dihubungi detikjateng, Rabu (13/05/2026).

Bayi tersebut ditemukan dalam kondisi hidup dengan masih terdapat tali pusar melekat dan dibungkus daster wanita. Bayi itu pertama kali ditemukan oleh warga sekitar yang mendengar suara tangisan bayi.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Kalau dilihat usianya bayi diduga baru lahir. Yang menemukan warga sekitar yang dengar suara tangisan bayi," jelasnya.

"Warga kemudian menghubungi Kepala dusun dan polsek Gemuh. Laporan dari polsek Gemuh, tim inafis Polres Kendal bersama unit PPA langsung ke lokasi untuk melakukan olah TKP," terangnya.

ADVERTISEMENT

Bayi laki-laki tersebut kemudian dibawa ke Puskesmas Ringinarum untuk mendapat perawatan. Polisi masih menyelidiki siapa yang membuang bayi itu.

"Bayinya langsung dibawa ke Puskesmas Ringinarum dan kasus ini ditangani Satreskrim Polres Kendal," tambahnya.

Cerita Saksi

Warga sekitar, Siti Rochimah, mengatakan dirinya menemukan bayi laki-laki itu usai terbangun akibat mendengar suara tangisan. Dia, kemudian membangunkan suaminya dan berusaha mencari sumber suara.

Tak disangka, Siti menemukan bayi tersebut di kebun yang bersebelahan dengan rumahnya.

"Ya karena penasaran, saya dan suami keluar rumah untuk cari suara tangisan bayi itu. Ternyata suara itu datangnya dari kebunnya Pak Asrip sebelah rumah saya," jelasnya.

Siti melihat bayi yang masih baru lahir itu tergeletak di tanah dengan berbalut kain daster. Lalu Siti melaporkan penemuan tersebut ke Kepala Dusun.

"Saya lihat bayinya kayak baru lahir dan dibungkus baju daster wanita. Saya dan suami langsung lapor ke pak Kadus," terangnya.

Dia mengaku tak tahu siapa ibu bayi itu, Sebab, tak ada warga sekitar yang diketahui dalam kondisi hamil.

"Saya tidak tahu ibunya bayi itu siapa. Karena tidak pernah tahu orang sekitar yang hami," tambahnya.

Kondisi Bayi

Bidan desa Ringinarum, Ida Puspita, mengatakan bayinya masih menjalani perawatan dan kondisinya juga sudah normal.

Karena saat ditemukan, bayi dalam kondisi pucat akibat kedinginan dan tali pusarnya masih menempel.

"Kalau saat ini kondisi bayinya sudah normal tapi bayi dalam tabung inkubator. Waktu ditemukan pucat karena tubuhnya kedinginan dan tali pusarnya juga masih menempel," kata Bidan desa, Ida Puspita kepada detikjateng.

"Tadi juga diberikan susu buat gantinya ASI," sambungnya.

Ida menjelaskan bayi tersebut baru lahir sekitar dua jam saat ditemukan dan berat badannya juga di bawah normal sekitar 2,4 Kg dan panjangnya 44 cm.

"Usia saat ditemukan itu sekitar 2-3 jam dan beratnya juga di bawah normal sekitar 2,4 Kg dengan panjang 44 cm," jelasnya.

Ida menerangkan untuk sementara bayi akan dirawat di Puskesmas Ringinarum sambil menunggu perintah dari atasan.

"Sementara dirawat di sini. Belum tahu dipindahnya kapan karena masih nunggu informasi dari pimpinan," pungkasnya.




(afn/ahr)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads