Pria Mabuk Bikin Onar-Pukuli Pemotor di Pekalongan

Pria Mabuk Bikin Onar-Pukuli Pemotor di Pekalongan

Robby Bernardi - detikJateng
Senin, 11 Mei 2026 17:40 WIB
Ilustrasi memukul
Ilustrasi memukul. Foto: Getty Images/iStockphoto/nito100
Pekalongan -

Seorang pria yang diduga dalam kondisi mabuk membuat onar di wilayah Bendan Kergon, Kota Pekalongan. Pria itu mengamuk bahkan memukul warga.

Peristiwa yang terjadi sekitar pukul 11.00 WIB itu sempat terekam dalam video berdurasi satu menit yang diunggah akun Instagram @pekalonganinfo dan ditonton lebih dari 52 ribu kali oleh warganet.

"Seorang pria diduga dalam kondisi mabuk membuat resah warga di wilayah Bendan Kergon, Kota Pekalongan, Senin (11/05/26) sekitar pukul 11.00 WIB.
Pria tersebut dilaporkan beberapa kali memukul pengendara motor yang melintas menggunakan helm. Aksi tersebut membuat warga sekitar panik dan khawatir terjadi hal yang tidak diinginkan. Tidak hanya itu, pria tersebut juga masuk ke sejumlah rumah warga di sekitar lokasi kejadian. Kondisi tersebut membuat warga berupaya mengamankan pelaku agar situasi tetap kondusif. Setelah berhasil diamankan, pria tersebut kemudian dibawa ke Polres Pekalongan Kota untuk menjalani penanganan lebih lanjut," tulis akun PekalonganInfo.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Berdasarkan informasi yang beredar, pria tersebut beberapa kali memukul pengendara sepeda motor yang melintas menggunakan helm. Tindakan itu sontak membuat warga sekitar panik dan khawatir terjadi hal-hal yang tidak diinginkan.

Tak hanya melakukan penyerangan di jalan, pelaku juga dilaporkan masuk ke sejumlah rumah warga di sekitar lokasi. Situasi tersebut mendorong warga bersama perangkat kelurahan dan Babinkamtibmas setempat untuk segera mengamankan pria tersebut agar kondisi tetap kondusif.

ADVERTISEMENT

Setelah berhasil diamankan, pelaku kemudian dibawa ke Polsek Pekalongan Barat untuk penanganan lebih lanjut.

Diminta konfirmasi detikJateng, Kapolsek Pekalongan Barat, AKP Slamet Mustamto membenarkan kejadian tersebut. Ia mengatakan, pihaknya menerima informasi dan langsung menuju lokasi.

"Kita menerima informasi dari warga dan perangkat Medono, kemudian bersama Bhabinkamtibmas langsung kita amankan ke Polsek," ujarnya.

Belakangan, diketahui pria yang mengamuk ini mengalami depresi berat. Hal tersebut dijelaskan pihak orangtua, RT dan perangkat desa asal pelaku saat menjemput di Mapolsek Pekalongan Barat. Pelaku berasal dari salah satu desa di Kesesi, Kabupaten Pekalongan.

"Dari keterangan keluarga, pelaku sudah dalam kondisi mengamuk sejak keluar rumah tadi. Bahkan, yang bersangkutan diduga sempat mengonsumsi minuman keras jenis tuak di kawasan Alun-alun Kajen sebelum kejadian," ungkapnya.

Meski sempat ada korban pemukulan, pihak kepolisian menyebut korban memilih tidak melaporkan kejadian tersebut karena telah memaafkan pelaku.

"Tadi salah satu korban kami arahkan untuk membuat laporan, namun tidak bersedia karena sudah memaafkan, memaklumi kondisi pelaku," tambahnya.

Saat ini, pelaku telah dijemput oleh pihak keluarga bersama perangkat desa. Polisi juga telah melakukan pembinaan, sementara pihak keluarga berkomitmen membawa yang bersangkutan untuk menjalani pengobatan kejiwaan.




(alg/aku)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads