Ribuan Makan Bergizi Gratis (MBG) dari 24 SPPG di Kota Solo dibagikan secara gratis kepada masyarakat. Pembagian ribuan MBG itu dilakukan di halaman Graha Wisata Niaga, Sriwedari, Solo.
Dari pantauan detikJateng, puluhan dapur MBG sudah berjejer di halaman Graha Wisata Niaga. Mereka menata MBG dengan ompreng dan juga box makanan. Warga juga antusias dengan berbaris di sepanjang kawasan Sriwedari.
Menu yang dihadirkan juga bervariatif dan cukup mewah. Salah satu menu yang dihadirkan yakni steak ayam dengan irisan potato wedges, menu lainnya yakni chicken wings dengan potato wedges ditambah mix vegetable, menu lainnya juga ada nasi dengan ayam tepung serta capcay.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Salah satu warga, Kristianto, mengaku datang sejak pukul 06.30 WIB. Dirinya mengantre bersama anak dan istrinya.
"Sudah sejak pukul 06.30 WIB pagi tadi. Sama anak dan istri. Ya secara tidak langsung sih membantu masyarakat juga, ini juga menunya enak juga kok," katanya di Graha Wisata Niaga, Minggu (10/5/2026).
Kristianto mengaku sempat khawatir dengan adanya makan bergizi gratis. Apalagi, ada beberapa sekolah yang keracunan usai menyantap MBG.
"Ya sedikit ada keraguan, sedikit sih ada kekhawatiran, soalnya kan banyak kasus yang dulu-dulu itu, tapi saya lihat dari perkembangannya dari bertahap mulai bagus juga kok," terangnya.
Sementara itu, Wakil Satgas MBG Pemkot Solo, Purwanti mengatakan ada 24 dapur yang membagikan makanan secara gratis ke warga. Dapur yang memamerkan makanannya itu digilir oleh pemkot untuk showcase dan membagikan ke warga.
"Ya, untuk showcase MBG (Makan Bergizi Gratis) hari ini kita mengundang 24 SPPG, dan dari 24 SPPG itu nanti kita akan bagikan kepada khalayak ya, pengunjung CFD (Car Free Day) itu 2.300 kupon ya yang kita bagikan secara gratis," ucapnya.
Dengan adanya program ini, Purwanti ingin memperlihatkan ke masyarakat menu-menu yang selama ini dibagikan untuk anak sekolah. Masyarakat, kata dia, juga bisa melihat kandungan gizi yang tertera.
"Harapannya masyarakat itu semakin baik persepsinya terhadap program MBG ya, baik dari sisi komposisi menu maupun juga variasi menu seperti itu. Dan mereka bisa tahu kandungan gizi yang ada di MBG karena di setiap porsi menu itu ada berapa unsur-unsur gizi apa saja dan timbangan-timbangannya itu sudah jelas sekali dengan harga juga," terangnya.
Pihaknya memastikan bahwa menu yang saat ini dipamerkan sama saat pembagian langsung. Di sisi lain, Pemkot Solo juga selalu melakukan monitoring kepada dapur SPPG untuk memastikan menu yang dibagikan layak dimakan.
"Jadi kita melakukan monitoring secara berkala kepada seluruh SPPG ya, baik dari sisi tata kelola di dapur ya, manajemen mulai dari penyediaan bahan sampai ke pengelolaan persiapan, memasak, sampai pemorsian ya karena memang itu juga harus diawasi dalam hal pemorsian itu supaya juga layak ya, layak dalam arti layak secara kuantitas dan kualitas ya, termasuk juga pengelolaan limbah dan sebagainya karena itu juga menjadi bagian penting juga dalam kualitas (dan) monitoring ke sekolah-sekolah juga," pungkasnya.
(apl/apl)
