Terpopuler Sepekan

Ijazah Istimewa Antipalsu Pemain Timnas Pratama Arhan

Tim detikJateng - detikJateng
Sabtu, 02 Mei 2026 09:52 WIB
Pratama Arhan wisuda. Foto: dok Instagram pratamaarhan8
Solo -

Pemain Timnas, Pratama Arhan, menjadi salah satu wisudawan pertama Universitas Dian Nuswantoro (Udinus) yang menerima ijazah blockchain. Rektor Udinus menyebut teknologi blockchain pada ijazah itu untuk menjamin keaslian dokumen dan mencegah pemalsuan.

Bangga dapat Ijazah Blockchain

Wisuda ke-87 Udinus digelar di Hotel Patra Convention, Kecamatan Gajahmungkur, Kota Semarang, Rabu (29/4) lalu. Arhan saat itu mengaku bangga bisa menjadi penerima ijazah blockchain dalam wisuda tersebut.

"Alhamdulillah tentunya saya sangat senang bisa lulus dan dapat ijazah blockchain juga, tentunya buat saya suatu kebanggaan," kata Arhan usai wisuda, Rabu (29/4/2026).

Di tengah kesibukannya sebagai pemain bola profesional yang bermain di luar negeri, Arhan akhirnya mampu menyelesaikan pendidikannya di program studi Sarjana Manajemen di Fakultas Ekonomi dan Bisnis Udinus.

"Pasti banyak halangan, karena kan memang membagi waktunya agak sedikit susah karena saya harus ke Timnas, terus tim saya juga di luar negeri. Jadi saya kesusahan membagi waktu," ungkapnya.

"Tapi alhamdulillah juga pihak Udinus juga ngasih kelonggaran juga buat saya ada daring. Jadi saya lebih tenang. Tim juga sangat suportif," lanjutnya.

Tentang Ijazah Blockchain

Rektor Udinus, Pulung Nurtantio Andono mengatakan penggunaan teknologi blockchain pada ijazah itu baru pertama kali dilakukan di Udinus. Terobosan itu juga jadi yang pertama kalinya di Indonesia.

Pulung menjelaskan, tujuan penggunaan teknologi blockchain yakni untuk menjamin keaslian dokumen dan mencegah pemalsuan.

"Untuk memverifikasi ijazah ini asli apa palsu itu jauh lebih mudah. Karena kita menggunakan layer blockchain, maka ijazah ini tidak bisa dihapus dan pastinya asli. Dan ini Mas Arhan sebagai perwakilan pertama," kata dia, Rabu (29/4/2026) lalu.

Tak Bisa Ditulis Ulang

Pulung menjelaskan, teknologi blockchain akan terus diterapkan pada seluruh wisudawan Udinus ke depannya. Teknologi ini juga berpotensi digunakan untuk mencatat seluruh rekam akademik mahasiswa sejak awal masuk hingga lulus.

"Insyaallah kita akan terapkan sampai selamanya, karena teknologi ini menurut saya bagus sekali. Di mana sesuatu yang sudah kita tulis di dalam block tidak bisa ditulis ulang," jelasnya.

"Bisa ditulis ulang tetapi akan kelihatan siapa yang menulis ulang. Sehingga sebenarnya pemanfaatan blockchain ini saya pikir tidak hanya untuk ijazah. Tapi pemanfaatannya bisa sangat luas," sambung dia.

Tak Cuma untuk Cryptocurrency

Chief Information Officer Dubai Blockchain Center, Igor Arkhypenko mengatakan, langkah Udinus menjadi terobosan besar dalam pemanfaatan teknologi blockchain di dunia pendidikan.

Ia menyebut, selama ini banyak orang menganggap blockchain hanya berkaitan dengan keuangan atau cryptocurrency. Padahal, teknologi tersebut juga sangat relevan untuk verifikasi dokumen penting seperti ijazah.

"(Ini blockchain pertama di Indonesia?) Iya, ini pertama kalinya kita melihat implementasi blockchain di universitas untuk diploma. Ini menunjukkan blockchain tidak hanya untuk cryptocurrency, tapi juga untuk dokumen penting dan verifikasi keasliannya," ujar Igor, Rabu (29/4/2026) lalu.

Verifikasi dalam Hitungan Detik

Menurut Igor, penggunaan blockchain memungkinkan lulusan membuktikan capaian akademik secara cepat di mana pun berada.

"Mahasiswa bisa membuktikan prestasinya di mana saja di dunia dalam hitungan detik. Misalnya melamar kerja ke Eropa atau Amerika, verifikasi bisa langsung dilakukan tanpa proses panjang," jelasnya.

Dia menerangkan, selama ini proses pembuktian dokumen akademik kerap memakan waktu lama karena harus melalui tahapan seperti penerjemahan dan legalisasi. Dengan blockchain, proses tersebut bisa dipangkas secara signifikan.

"Kalau sebelumnya butuh waktu lama untuk verifikasi, dengan teknologi ini bisa dilakukan dalam hitungan detik," katanya.



Simak Video "Merasakan Sensasi Malam di Bianglala Citra Grand, Semarang"

(dil/dil)
Berita Terkait
Berita detikcom Lainnya
Berita Terpopuler

Video

Foto

detikNetwork