Pratama Arhan Lulus dari Udinus, Ngaku Deg-degan Saat Sidang Skripsi

Pratama Arhan Lulus dari Udinus, Ngaku Deg-degan Saat Sidang Skripsi

Arina Zulfa Ul Haq - detikJateng
Kamis, 02 Apr 2026 17:27 WIB
Bek Timnas Indonesia U-23 Pratama Arhan akhirnya menuntaskan studi sarjananya dari Udinus, Semarang.
Pemain Timnas Indonesia, Pratama Arhan Alif menjalani sidang skripsi di Udinus, Kamis (2/4/2026). Foto: dok. Udinus
Semarang -

Meski sibuk dalam karier sepakbolanya, Pratama Arhan Alif atau yang kerap dikenal Arhan ini akhirnya tuntas menyelesaikan studi sarjananya dari Universitas Dian Nuswantoro (Udinus), Semarang. Meski garang di lapangan, ternyata Arhan gugup saat melewati proses sidang skripsi.

Punggawa klub Bangkok United itu mengaku sempat deg-degan sebelum akhirnya dinyatakan lulus dengan revisi. Ia mengaku gugup saat harus memaparkan hasil penelitiannya di hadapan para dosen penguji.

"Sebelum mulai sempat deg-degan, tapi sekarang sudah selesai dan saya sangat senang, lega banget rasanya," kata Arhan dalam keterangan tertulisnya, Kamis (2/4/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Pemain bola asal Blora yang dinyatakan lulus dengan catatan revisi itu pun langsung menargetkan penyelesaian revisi secepat mungkin. Ia berharap bisa mengikuti wisuda tahun ini.

ADVERTISEMENT

"Diumumkan lulus dengan revisi, dan revisi ini akan saya kerjakan lagi secepatnya. Harapannya bisa wisuda tahun ini," harapnya.

Adapun skripsi Arhan berjudul 'Peran Brand Ambassador, Social Media Marketing, dan Brand Familiarity dalam Meningkatkan Penjualan pada Sepatu Sepak Bola Mizuno'. Topik ini ia pilih sejalan dengan pengalamannya sebagai atlet sekaligus brand ambassador.

Di balik kesibukannya sebagai pemain profesional, Arhan tetap menunjukkan komitmen menyelesaikan pendidikan di Program Sarjana Manajemen Fakultas Ekonomi dan Bisnis Udinus. Ia mengaku banyak mendapat dukungan dari dosen pembimbing hingga rekan-rekannya di Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM).

Dosen pembimbingnya, Mahmud menyebut, Arhan mampu menjalani sidang dengan lancar dan menjelaskan hasil penelitiannya dengan baik. Hal senada disampaikan dua dosen pengujinya yang lain.

"Melalui proses sidang hasil, dua penguji menyatakan Arhan lulus meskipun masih ada revisi yang harus diselesaikan, dan itu wajar. Saya akan terus membimbing Arhan agar segera menyelesaikan revisi tersebut sehingga bisa mengikuti prosesi wisuda secepat mungkin," ungkapnya.

Rektor Udinus, Prof Pulung Nurtantio Andono menambahkan, Arhan diprediksi bisa ikut wisuda April 2026 dan menjadi bagian dari lulusan pertama yang menggunakan ijazah berbasis blockchain.

"Sistem ini menjawab tantangan era digital, di mana risiko pemalsuan dokumen semakin tinggi. Dengan teknologi blockchain, ijazah lulusan Udinus tidak hanya sekadar lembaran kertas, tetapi memiliki rekam jejak digital yang transparan, aman, dan tidak dapat diubah," terang Prof Pulung.

Pulung juga mengaku bangga dengan kegigihan Arhan yang mampu menyeimbangkan karier sebagai atlet dan mahasiswa. Capaian ini pun menjadi bukti bahwa di tengah tekanan dan rasa deg-degan, Arhan tetap mampu menuntaskan tanggung jawab akademiknya




(par/alg)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads