Penampakan Beat Remuk Dihantam Mobil Tabung Oksigen di Banyumas

Penampakan Beat Remuk Dihantam Mobil Tabung Oksigen di Banyumas

Anang Firmansyah - detikJateng
Kamis, 23 Apr 2026 17:54 WIB
Kondisi sepeda motor Honda Beat yang ringsek usai ditabrak mobil bak angkutan tabung oksigen di Jalan Raya Purwokerto-Patikraja
Kondisi sepeda motor Honda Beat yang ringsek usai ditabrak mobil bak angkutan tabung oksigen di Jalan Raya Purwokerto-Patikraja, Desa Kedungwringin, Kabupaten Banyumas, Kamis (23/4/2026). Foto: Anang Firmansyah/detikJateng
Banyumas -

Peristiwa kecelakaan maut terjadi di jalan raya Purwokerto-Patikraja, Desa Kedungwringin, Kabupaten Banyumas. Sebuah mobil bak Mitshubishi L300 yang mengangkut tabung oksigen menabrak dua sepeda motor. Dalam kejadian ini seorang pemotor tewas di lokasi kejadian, satu lainnya mengalami luka ringan. Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 12.00 WIB

Pantauan di lokasi kejadian, sepeda motor Honda Beat dengan pelat nomor R-5049-JG yang ditumpangi korban tewas berinisial DA (42) warga desa setempat, tampak ringsek tak berbentuk. Rangka bodinya terlipat ke bagian dalam.

Salah satu bagian rodanya bahkan sampai terlepas. Selain itu bagian shockbreaker juga terpisah dari sepeda motor dan ditemukan di selokan.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Warga sempat menutup jasad korban tewas dengan kardus. Setengah jasadnya dari bagian lutut sampai kaki masuk ke selokan, sementara badannya masih utuh di trotoar.

ADVERTISEMENT

Kanit Gakkum Sat Lantas Polresta Banyumas, Iptu Metri Zul Utami, menjelaskan kecelakaan bermula saat mobil Mitsubishi L300 pikap bernomor polisi AA-8775-HC melaju dari arah utara ke selatan.

"Sesampainya di lokasi kejadian, kendaraan pikap tersebut hendak mendahului kendaraan lain di depannya," ujar Metri dalam keterangannya, Kamis (23/4/2026).

Namun, pada saat bersamaan, terdapat sepeda motor di tengah jalan yang hendak berbelok ke kanan. Pengemudi pikap kemudian berusaha menghindar dengan mengambil arah ke kanan.

Kondisi kendaraan yang terlibat kecelakaan lalulintas di jalan raya Purwokerto-Patikraja, Desa Kedungwringin, Kabupaten Banyumas, Kamis (23/4/2026).Kondisi kendaraan yang terlibat kecelakaan lalulintas di jalan raya Purwokerto-Patikraja, Desa Kedungwringin, Kabupaten Banyumas, Kamis (23/4/2026). Foto: Anang Firmansyah/detikJateng

"Di saat bersamaan dari arah berlawanan melaju dua sepeda motor, yakni Honda Beat dan Honda Scoopy. Karena jarak sudah dekat dan tidak bisa menghindar, akhirnya terjadi benturan," jelasnya.

Dua sepeda motor yang terlibat dalam kecelakaan tersebut masing-masing Honda Beat bernomor polisi R-5049-JG dan Honda Scoopy bernomor polisi R-5441-XA.

Pengendara Honda Beat berinisial DA (42), warga Desa Kedungwringin, mengalami luka berat berupa cedera kepala, telinga kiri berdarah, trauma dada dan perut, serta patah tulang pada kedua kaki.

"Korban sempat dilarikan ke RSUD Margono Purwokerto, namun meninggal dunia," tuturnya.

Sementara itu, pengendara Honda Scoopy berinisial EP (24), warga Desa Notog, mengalami luka ringan berupa lecet dan memar pada tangan, dan menjalani rawat jalan.

Adapun pengemudi pikap berinisial DN (20), warga Purworejo, dilaporkan tidak mengalami luka dalam kejadian tersebut.

Diberitakan sebelumnya, Kecelakaan lalu lintas terjadi di Jalan Raya Purwokerto-Patikraja, tepatnya di depan Balai Desa Kedungwringin, Kecamatan Patikraja, Banyumas, pada siang hari sekitar pukul 12.00 WIB. Sebuah mobil bak yang mengangkut tabung oksigen dilaporkan menabrak dua sepeda motor sebelum akhirnya terguling. Dalam kejadian ini, seorang pemotor tewas.

Pantauan di lokasi kejadian, salah satu sepeda motor Honda Beat berwarna putih biru ringsek tak berbentuk. Arus lalulintas sempat tersendat saat penanganan ini.

Salah satu saksi mata di lokasi, Ami, yang merupakan montir bengkel setempat, mengatakan mobil melaju dengan kecepatan tinggi dari arah utara sebelum kecelakaan terjadi.

"Mobil dari arah utara cepat banget, terus ada suara ngerem kencang. Tahu-tahu sudah nabrak sepeda motor. Motornya hancur karena ditabrak dari belakang. Kejadiannya sekitar jam 12 siang," kata Ami di lokasi kejadian kepada wartawan, Kamis (23/4).




(afn/apu)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads