Mobil Tabung Oksigen Ugal-ugalan Tabrak 2 Motor di Banyumas, 1 Orang Tewas

Mobil Tabung Oksigen Ugal-ugalan Tabrak 2 Motor di Banyumas, 1 Orang Tewas

Anang Firmansyah - detikJateng
Kamis, 23 Apr 2026 16:41 WIB
Kondisi kendaraan yang terlibat kecelakaan lalulintas di jalan raya Purwokerto-Patikraja, Desa Kedungwringin, Kabupaten Banyumas, Kamis (23/4/2026).
Kondisi kendaraan yang terlibat kecelakaan lalulintas di jalan raya Purwokerto-Patikraja, Desa Kedungwringin, Kabupaten Banyumas, Kamis (23/4/2026). Foto: Anang Firmansyah/detikJateng
Banyumas -

Kecelakaan lalu lintas terjadi di Jalan Raya Purwokerto-Patikraja, tepatnya di depan Balai Desa Kedungwringin, Kecamatan Patikraja, Banyumas, pada siang hari sekitar pukul 12.00 WIB. Sebuah mobil bak yang mengangkut tabung oksigen dilaporkan menabrak dua sepeda motor sebelum akhirnya terguling. Dalam kejadian ini, seorang pemotor tewas.

Pantauan di lokasi kejadian, salah satu sepeda motor Honda Beat berwarna putih biru ringsek tak berbentuk. Arus lalulintas sempat tersendat saat penanganan ini.

Salah satu saksi mata di lokasi, Ami, yang merupakan montir bengkel setempat, mengatakan mobil melaju dengan kecepatan tinggi dari arah utara sebelum kecelakaan terjadi.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Mobil dari arah utara cepat banget, terus ada suara ngerem kencang. Tahu-tahu sudah nabrak sepeda motor. Motornya hancur karena ditabrak dari belakang. Kejadiannya sekitar jam 12 siang," kata Ami di lokasi kejadian kepada wartawan, Kamis (23/4/2026).

ADVERTISEMENT

Ia juga menyebut, sebelum menabrak motor di depan Balai Desa Kedungwringin, mobil tersebut sempat menabrak sepeda motor lain di lokasi yang tidak jauh dari titik kejadian.

"Sebelum nabrak di sini, juga sempat nabrak sepeda motor di sebelah utaranya," tambahnya.

Sementara itu, sopir mobil bak bernomor polisi AA 8775 HC, Dani, mengaku saat itu dirinya hendak mendahului kendaraan di depannya. Namun, di saat bersamaan terdapat sepeda motor yang hendak berbelok ke kanan.

"Saya dari arah utara nyalip mobil, tapi di depan ada sepeda motor riting kanan. Saya sudah klakson, lalu banting setir ke kiri," ujarnya.

Menurut Dani, saat membanting setir, dari arah berlawanan muncul sepeda motor hingga terjadi benturan yang menyebabkan mobil oleng dan akhirnya terguling.

"Dari arah selatan ada sepeda motor, nabrak bagian kanan mobil saya sampai terguling," jelasnya.

Ia menambahkan, mobil yang dikemudikannya sedang membawa muatan tabung oksigen dari Purwokerto untuk dikirim ke wilayah Notog.

Salah satu korban, Eprilia, mengaku dirinya sempat berusaha menghindar saat melihat mobil tersebut melaju tidak stabil dari arah berlawanan. Namun, tabrakan tetap tidak bisa dihindari.

"Saya dari arah selatan mau kerja, lihat mobil dari utara ugal-ugalan tidak jelas. Saya sudah menghindar ke kiri, tapi tetap keserempet sampai akhirnya masuk ke got," katanya.

Eprilia menyebut, setelah dirinya terjatuh ke dalam selokan, mobil tersebut masih melaju dan diduga kembali menabrak pengendara lain sebelum akhirnya terguling.

"Waktu saya masuk ke got, mobilnya masih jalan terus. Mungkin kena orang lagi, saya tidak tahu," ujarnya.

Akibat kejadian tersebut, Eprilia mengalami luka lebam di bagian kening serta nyeri di beberapa bagian tubuh.

"Saya pegal-pegal dan ada luka lebam di kening," kata dia.

Sementara itu, Kanit Gakkum Sat Lantas Polresta Banyumas, Iptu Metri Zul Utami menambahkan terdapat korban jiwa dalam peristiwa ini. Korban berinisial DA (42) warga desa setempat tewas di lokasi kejadian.

"Betul ada kecelakaan lalu lintas di wilayah Desa Kedungwringin. Satu korban pria meninggal dunia dan dibawa ke RS Margono Soekarjo Purwokerto," pungkasnya.




(afn/apu)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads