Rumah Mirip Bus di Wonogiri Bakal Dicat Persis PO Agramas, Tapi...

Agil Trisetiawan Putra - detikJateng
Rabu, 22 Apr 2026 08:00 WIB
Rumah berbentuk bus double decker milik Supardi di Desa Kopen, Jatipurno, Wonogiri, Selasa (21/4/2026). Foto: Agil Trisetiawan Putra/detikJateng
Wonogiri -

Rumah berdesain unik mirip dua bus double decker di Dukuh Tandan RT 02 RW 07, Desa Kopen, Jatipurno, Wonogiri, rencananya bakal dicat persis dengan cat bus PO Agramas. Namun, pemilik rumah itu bakal meminta izin dulu ke PO Agramas.

Supardi (43) mengaku terobsesi dengan bus Scania K-410 seperti milik PO Agramas. Sebab, bus itu dulu yang sering mengantarnya berangkat merantau sebagai pemborong di Jakarta.

Penampakan rumah Supardi yang unik menarik perhatian warga sekitar, dan para perangkat desa serta kecamatan. Mereka telah datang untuk melihat keunikan rumah milik pria yang akrab disapa Bagong itu.

"Kami mengapresiasi, mudah-mudahan bermanfaat untuk semuanya. Bermanfaat bagi Pak Supardi sendiri yang punya imajinasi membuat rumah yang unik, dan bagi masyarakat Desa Kopen," kata Sekertaris Desa Kopen, Harno, saat ditemui di Balai Desa Kopen, Selasa (21/4/2026).

Rumah berbentuk bus di Desa Kopen, Kecamatan Jatipurno, Kabupaten Wonogiri, Selasa (21/4/2026). Foto: Agil Trisetiawan Putra/detikJateng

Saat ini pembangunan rumah unik itu berhenti pada tahap pertama atau baru sekitar 60 persen. Supardi ingin rumahnya sama persis seperti bus Agramas, tapi dia belum berani menambahkan warna, nama, dan logo PO Agramas lantaran belum meminta izin.

Harno mengingatkan terkait hak merek dagang yang tidak bisa digunakan sembarang orang. Sebab, jika hak merek dagang itu digunakan dengan sembarang dan tanpa izin, akan ada konsekuensi hukum.

"Kemarin sudah kami ingatkan. Pak Supardi juga ada inisiatif untuk menemui atau menghubungi (meminta izin PO Agramas), diperbolehkan atau tidak. Jika tidak diizinkan, bisa diganti dengan yang lain agar tidak menimbulkan masalah," ucapnya.

Sementara itu Supardi mengakui memang sudah berniat meminta izin ke PO Agramas terkait penggunaan logo dan nama merk perusahaan tersebut.

Penampakan bagian dalam rumah mirip bus di Wonogiri Foto: Agil Trisetiawan Putra/detikJateng

"Saya belum izin kepada PO Agramas, karena hak cipta tidak sembarangan digunakan. Kalau Agramas mengizinkan digunakan insyaallah finishing seperti itu (mirip bus Agramas)," kata Supardi.

Saat ini pembangunan rumahnya baru terhenti karena masalah keuangan. Supardi mengatakan, jika sudah memiliki uang untuk melanjutkan pekerjaan rumahnya, dia baru akan meminta izin ke PO Agramas.

Namun jika nantinya dia tidak diizinkan oleh PO Agramas, dia akan mencari alternatif lain sehingga rumahnya biar tetap seperti bus asli.

"Kalau tidak diizinkan, saya akan coba cari alternatif PO bus lain yang mengizinkan," pungkasnya.



Simak Video "Video: Cicip Bakso Asli Wonogiri di Kotanya Langsung, Gimana Rasanya?"

(dil/dil)
Berita Terkait
Berita detikcom Lainnya
Berita Terpopuler

Video

Foto

detikNetwork