Miniatur bus double decker atau bus tingkat dipajang di jendela rumah Supardi (43) warga Dukuh Tandan Rt 02 RW VII, Desa Kopen, Kecamatan Jatipurno, Kabupaten Wonogiri. Mainan itu menjadi blueprint untuk Supardi membangun rumahnya yang unik, mirip dua bus sedang parkir.
Mengandalkan miniatur berskala 1:20 itu, Supardi berusaha membangun rumahnya agar mirip bus asli, dengan ukuran yang sudah disesuaikan. Hasilnya, rumah berbentuk dua bus parkir berjejer itu jadi viral di media sosial.
"Iya (miniatur ini untuk contoh konsep membangun rumah)," kata Supardi saat ditemui detikJateng di rumahnya, Selasa (21/4/2026).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pria yang akrab disapa Bagong itu menuturkan, salah satu bangunan rumah mirip bus itu berukuran lebih besar. Lebarnya 3 meter, panjang 13 meter, dan tinggi 5 meter. Sedangkan bangunan di sampingnya lebih kecil. Lebarnya 2,5 meter, panjang 8 meter, dan tinggi 4 meter. Sedangkan dimensi asli bus Scania K-410 yakni panjang 13,5 meter, lebar 2,5 meter, dan tinggi 4 meter.
Rumah berbentuk bus double decker milik Supardi di Desa Kopen, Jatipurno, Wonogiri, Selasa (21/4/2026). Foto: Agil Trisetiawan Putra/detikJateng |
Bangunan rumah mirip dua bus parkir itu berdiri di atas tanah seluas sekitar 90 meter persegi. Kedua bangunan itu memiliki ukuran yang berbeda karena menyesuaikan fungsinya. Sisa lahan di depan bangunan yang kecil dimanfaatkan untuk garasi.
"Kalau di sini (ruangan bus besar) untuk ruang tamu, ruang keluarga. Kalau yang sana (bus kecil) mungkin untuk ruang makan," ucap Supardi.
Rumah unik ini belum selesai 100 persen. Supardi membangunnya bertahap, dan saat ini sedang berhenti saat prosesnya baru sekitar 60 persen. Ia akan kembali melanjutkan pembangunan rumahnya jika sudah memiliki cukup uang.
Diberitakan sebelumnya, masing-masing bangunan itu dibentuk mirip bus jenis Scania K-410 dengan kaca depan besar, lampu-lampu, spion, kaca penumpang, bahkan ada juga rodanya.
Disela-sela kedua bus itu ada pintu masuk utama bangunan. Bangunan tersebut pada bagian belakang memiliki dua kamar tidur, satu kamar mandi, dan dapur.
Rumah nyentrik yang berada di depan SMPN 2 Jatipurno itu milik Supardi (43). Dia mengaku terinspirasi oleh bus Agramas jenis Scania K-410.
"Saya buat rumah ingin beda dengan yang lain. Niat saya buat bus ini karena saya dulu perantauan di Jakarta, dan langganan saya bus Agramas," kata Supardi saat ditemui detikJateng hari ini.
(dil/afn)












































