68 Orang Diduga Keracunan MBG di Demak Masih Rawat Inap

68 Orang Diduga Keracunan MBG di Demak Masih Rawat Inap

Ardian Dwi Kurnia - detikJateng
Senin, 20 Apr 2026 17:32 WIB
SPPG Yayasan Khidmatul Ummah Madani, Desa Pilangwetan, Kebonagung, Demak disegel garis polisi, Minggu (19/4/2026).
SPPG Yayasan Khidmatul Ummah Madani, Desa Pilangwetan, Kebonagung, Demak disegel garis polisi, Minggu (19/4/2026). Foto: Ardian Dwi Kurnia/detikJateng
Demak -

Dinas Kesehatan Daerah (Dinkesda) Kabupaten Demak mencatat saat ini masih ada 68 orang yang dirawat di sejumlah fasilitas kesehatan akibat diduga keracunan menu makan bergizi gratis (MBG) dari SPPG Yayasan Khidmatul Ummah Madani, Desa Pilangwetan, Kecamatan Kebonagung, Kabupaten Demak.

MBG dengan menu nasi goreng, telur ceplok, tahu, acar, jeruk, dan susu kotak itu dibagikan pada Sabtu (18/4/2026). Kepala Dinkesda Demak, Ali Maimun mengatakan hingga kini total ada 134 orang yang sudah ditangani oleh sejumlah fasilitas kesehatan (faskes).

"Untuk rawat inapnya ada 68 pasien dan rawat jalannya 66 pasien, sehingga ada 134 (orang). (Selain dari Desa Pilangwetan, ada tambahan korban) dari Solowire sama Prigi," kata Ali saat ditemui awak media di kantornya, Senin (20/4/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Ali tidak merinci siapa saja yang masih dirawat akibat keracunan ini. Dia menyebut korban dugaan keracunan MBG terbanyak berasal dari kalangan santri di sejumlah pondok pesantren (ponpes) wilayah Desa Pilangwetan.

"Paling banyak itu di Pesantren Asnawiyyah, kemudian Pesantren Bustanul Quran, kemudian yang satu Hidayatul Mubtadiin," jelas Ali.

ADVERTISEMENT

Ratusan pasien baik rawat inap maupun rawat jalan itu tersebar di sejumlah rumah sakit dan puskesmas di wilayah Demak dan Grobogan. Menurut Ali, kondisi pasien yang dirawat inap masih bisa tertangani dengan baik.

"Alhamdulillah enggak ada yang serius (kondisi pasiennya), belum ada info yang serius yang kami terima. Jadi masih masih bisa dikondisikan, bisa dikelola dengan baik," ujar Ali.

Berikut data lengkap perawatan 134 orang yang diduga keracunan MBG di Kecamatan Kebonagung, Kabupaten Demak:

1.RSUD Sunan Kalijaga Demak
Rawat inap: 3 orang
Rawat jalan: -

2.RSUD Sultan Fatah Demak
Rawat inap: 14 orang
Rawat jalan: 7 orang

3.RSI NU Demak
Rawat inap: 1 orang
Rawat jalan: -

4.RS PKU Muhammadiyah Gubug, Grobogan
Rawat inap: 10 orang
Rawat jalan: 43 orang

5.RSUD Ki Ageng Getas Pendowo Gubug, Grobogan
Rawat inap: 35 orang
Rawat jalan: 4 orang

6.Puskesmas Kebonagung Demak
Rawat inap: 5 orang
Rawat jalan: 12 orang

Diberitakan sebelumnya, ratusan santri di Desa Pilangwetan, Kecamatan Kebonagung, Demak, diduga keracunan menu Makan Bergizi Gratis (MBG). Mereka merasakan gejala pada Minggu (19/4) usai menyantap menu MBG sehari sebelumnya.

Dari data yang diterima Arief, tercatat ada ratusan orang yang diduga menjadi korban keracunan MBG di Pilangwetan. Mereka terdiri dari para santri di sejumlah pondok pesantren (ponpes) dan kelompok B3 (bumil, busui, balita).

Saat ini, SPPG yang menyalurkan MBG tersebut sudah digaris polisi. Korwil SPPG Kabupaten Demak, Muzani Ali Shodiqin, mengatakan menu yang disajikan oleh SPPG tersebut pada Sabtu (18/4) lalu di antaranya nasi goreng, buah, dan susu. SPPG ini rutin secara bertahap mengirimkan sebanyak 1.484 porsi MBG ke sejumlah desa.

"Menu yang dibagikan kemarin itu ada nasi goreng, kemudian ada telur ceplok, tahu goreng, acar timun wortel. Buahnya ada buah jeruk dan ada susu," kata Muzani di SPPG Yayasan Khidmatul Ummah Madani, Minggu (18/4/2026).




(afn/alg)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads