Ambruk Usai Pijat, Pria Pensiunan Meninggal di Majegan Klaten

Ambruk Usai Pijat, Pria Pensiunan Meninggal di Majegan Klaten

Achmad Husain Syauqi - detikJateng
Senin, 20 Apr 2026 16:33 WIB
Ilustrasi jenazah
Ilustrasi lansia meninggal usai pijat capek di Klaten. Foto: Thinkstock
Klaten -

Seorang pria lanjut usia (lansia) berinisial R (66), warga Desa Kajen, Kecamatan Ceper, Klaten, meninggal dunia di Desa Majegan, Kecamatan Tulung, Klaten. Korban diketahui mengembuskan napas terakhir usai pijat capek di rumah A, tukang pijat pria warga setempat.

"Infonya orang meninggal setelah pijat, kejadian sekitar pukul 11.00 WIB. Tapi sebelumnya sesak dan punya riwayat jantung," ungkap seorang warga S, kepada detikJateng, Senin (20/4/2026) siang.

Kasat Reskrim Polres Klaten, AKP Taufik Frida Mustofa, mengonfirmasi ada laporan kejadian tersebut. Dugaan sementara dari hasil pemeriksaan penyebabnya karena sakit.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Iya karena sakit," jelas Taufik saat diminta konfirmasi detikJateng.

ADVERTISEMENT

Terpisah Kasi Humas Polres Klaten, AKP Suwoto, menyampaikan kejadian diketahui sekitar pukul 11.10 WIB. Kronologisnya sekitar jam 09.00 WIB korban datang untuk pijat capek.

"Dari keterangan saksi saat datang korban mengeluh kepada saksi badannya capek dan napasnya sesak. Kemudian masuk kamar dan mulai dipijat," terang Suwoto.

Kurang lebih satu jam, jelas Suwoto, pemijatan selesai dan korban berdiri lalu keluar rumah sambil menghirup minyak yang dibawa. Tapi korban terjatuh.

"Korban terjatuh. Melihat hal tersebut saksi berusaha menolong, mulut korban muntah-muntah terus dan korban buang air, kemudian saksi meminta pertolongan team medis Puskemas Majegan," lanjut Suwoto.

Saat tim medis datang dan memeriksa korban, ungkap Suwoto, sudah meninggal. Hasil pemeriksaan korban mengeluarkan muntahan cairan berwarna kuning dan tidak ada tanda-tanda penganiayaan di tubuh korban.

"Pemeriksaan sementara korban meninggal akibat serangan jantung," jelas Suwoto.

Saksi, sebut Suwoto, membuka usaha pijat di rumahnya sejak 2025. Korban sebelum kejadian setiap satu minggu sekali sering pijat ke rumah tapi ada keterangan punya riwayat jantung.

"Dari keterangan keluarga, korban mempunyai riwayat sakit jantung," imbuhnya.

Dari foto yang dilihat detikJateng, lokasi kamar sempat digaris polisi untuk pemeriksaan tim Inafis Polres Klaten. Di KTP dan SIM tertulis korban seorang pensiunan.




(apu/aku)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads