Pelayat Berdatangan ke Rumah Duka Korban Heli PK-CFX Jatuh Asal Klaten

Pelayat Berdatangan ke Rumah Duka Korban Heli PK-CFX Jatuh Asal Klaten

Achmad Husein Syauqi - detikJateng
Sabtu, 18 Apr 2026 17:11 WIB
Rumah duka Joko Catur Prasetyo korban helikopter PK-CFX jatuh di Glodogan, Klaten, Sabtu (18/4/2026).
Rumah duka Joko Catur Prasetyo korban helikopter PK-CFX jatuh di Glodogan, Klaten, Sabtu (18/4/2026). Foto: Achmad Husein Syauqi/detikJateng
Klaten -

Salah satu korban tewas jatuhnya helikopter di Kabupaten Sekadau, Kalimantan Barat, Joko Catur Prasetyo (45), bakal dikebumikan di Klaten sore ini. Para pelayat pun berdatangan ke rumah duka di Kecamatan Klaten Selatan, Klaten.

Pantauan di rumah duka, RT 9 RW 7 gang Wira Bhakti V Perum Glodogan Indah, Klaten, Sabtu (18/4/2026) pukul 16.00 WIB, para pelayat terus berdatangan. Puluhan karangan bunga dukacita berjajar di sekitar rumah duka.

Karangan bunga dukacita berasal dari kalangan perusahaan perkebunan, kolega sekolah, dan individu dari berbagai wilayah. Para kerabat tampak berkumpul menunggu kedatangan jenazah.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Rumah duka yang berada di tepi gang tidak muat menampung para pelayat. Sebagian meluber ke jalan di barat dan timur rumah duka.

ADVERTISEMENT

Ketua RW 7 Perum Glodogan Indah, Slamet Riyadi, menyatakan dari bandara jenazah akan dibawa dengan ambulans. Jenazah akan diantar ke rumah duka sebelum dibawa ke makam.

"Dari rumah akan dibawa dengan ambulans desa ke makam lewat sini (timur rumah ke selatan). Rencananya jam 17.00 WIB," ungkap Slamet kepada detikJateng, sore ini.

Dari karangan bunga dukacita itu diketahui Joko merupakan Kepala Perkebunan pada salah satu perusahaan di Kalimantan Barat. Dari berita lelayu diketahui Joko meninggalkan seorang istri dan tiga anak.

Dilansir dari detikNews, seluruh korban kecelakaan helikopter PK-CFX di Kabupaten Sekadau, Kalimantan Barat, berhasil diidentifikasi tim gabungan. Saat ini, Rumah Sakit Bhayangkara Polda Kalbar menunggu tahapan rekonsiliasi sebelum menyerahkan jenazah kepada keluarga.

Dilansir detikKalimantan, Sabtu (18/4), Kepala RS Bhayangkara Polda Kalbar, Kombes Pol dr. J. Ginting, mengatakan proses identifikasi dilakukan dengan optimal, melibatkan tim dari Biddokkes serta empat dokter forensik.

"Tim identifikasi Rumah Sakit Bhayangkara dan Biddokkes sudah bekerja maksimal. Dari delapan penumpang helikopter yang sebelumnya dilaporkan hilang kontak, seluruhnya sudah berhasil diidentifikasi," ujar Ginting.

Adapun delapan korban yang berhasil diidentifikasi di antaranya, Joko Catur Prasetyo, Charles Dominson Lakidang, Patrick Kee Chuan Peng (warga negara Malaysia), dan Victor Tan Keng Liam. Kemudian, Capt Marindra Wibowo (pilot), Harun Arasyd (co-pilot), Fauzi Organta, dan Sugito.

Helikopter PK-CFX milik PT Matthew Air jatuh di wilayah Kecamatan Nanga Taman, Kabupaten Sekadau, Kalimantan Barat pada Kamis (16/4). Dua kru dan enam penumpang ditemukan dalam kondisi meninggal dunia.



(ams/apu)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Hide Ads