Satu Korban Heli Jatuh di Kalimantan Asal Klaten Dimakamkan Hari Ini

Satu Korban Heli Jatuh di Kalimantan Asal Klaten Dimakamkan Hari Ini

Achmad Husein Syauqi - detikJateng
Sabtu, 18 Apr 2026 12:10 WIB
Rumah duka Joko Catur Prasetyo korban heli jatuh di Glodogan, Klaten, Sabtu (18/4/2026).
Rumah duka Joko Catur Prasetyo korban heli jatuh di Glodogan, Klaten, Sabtu (18/4/2026). Foto: Achmad Husein Syauqi/detikJateng
Klaten -

Satu dari delapan korban tewas jatuhnya helikopter di Kabupaten Sekadau, Provinsi Kalimantan Barat, Joko Catur Prasetyo (45) merupakan warga Perum Glodogan, Kecamatan Klaten Selatan, Klaten. Jenazah akan dikebumikan di Klaten hari ini.

"Rencananya dimakamkan nanti jam 17.00 WIB, semoga perjalanan lancar dari sana. Dimakamkan di makam baru, makam baru Desa Glodogan," ungkap paman korban, Heru kepada detikJateng di rumah duka, Sabtu (18/4/2026).

Dijelaskan Heru, semula akan dikebumikan di samping ayahnya tetapi makam lama sudah penuh. Heru menyebut Joko sudah bekerja cukup lama di Kalimantan.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Sudah sekitar 20 tahun-an, jadi memang sudah lama. Anaknya tiga orang dan semua ikut ke Kalimantan," terang Heru.

ADVERTISEMENT

Heru menyebut di Klaten hanya ibu almarhum dan cucunya yang lain. Dia mengaku mendapat kabar kecelakaan keponakannya pada Kamis (16/4).

"Dapat kabarnya itu hari Kamis, saat itu baru pencarian dan malamnya baru dapat kepastian. Pulang terakhir itu pas lebaran kemarin," sambung Heru.

Keponakan almarhum, Okta, mengatakan pamannya itu pulang terakhir saat Lebaran. Sosoknya sebagai orang yang baik dan perhatian dengan keluarga.

"Orangnya baik, dengan keluarga dan kerabat perhatian. Keluarga dapat kabar itu hari Kamis," katanya kepada detikJateng di rumah duka.

Dilansir dari detikNews, seluruh korban kecelakaan helikopter PK-CFX di Kabupaten Sekadau, Kalimantan Barat, berhasil diidentifikasi tim gabungan. Saat ini, Rumah Sakit Bhayangkara Polda Kalbar menunggu tahapan rekonsiliasi sebelum menyerahkan jenazah kepada keluarga.

Dilansir detikKalimantan, Sabtu (18/4), Kepala RS Bhayangkara Polda Kalbar, Kombes Pol dr. J. Ginting, mengatakan proses identifikasi dilakukan dengan optimal, melibatkan tim dari Biddokkes serta empat dokter forensik.

"Tim identifikasi Rumah Sakit Bhayangkara dan Biddokkes sudah bekerja maksimal. Dari delapan penumpang helikopter yang sebelumnya dilaporkan hilang kontak, seluruhnya sudah berhasil diidentifikasi," ujar Ginting.

Adapun delapan korban yang berhasil diidentifikasi di antaranya, Joko Catur Prasetyo, Charles Dominson Lakidang, Patrick Kee Chuan Peng (warga negara Malaysia), dan Victor Tan Keng Liam. Kemudian, Capt Marindra Wibowo (pilot), Harun Arasyd (co-pilot), Fauzi Organta, dan Sugito.

Helikopter PK-CFX milik PT Matthew Air jatuh di wilayah Kecamatan Nanga Taman, Kabupaten Sekadau, Kalimantan Barat pada Kamis (16/4/2026). Dua kru dan enam penumpang ditemukan dalam kondisi meninggal dunia.



(ams/ams)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Hide Ads