Trans Jateng Terbakar di Jalan S Parman Semarang

Trans Jateng Terbakar di Jalan S Parman Semarang

Muhammad Iqbal Al Fardi - detikJateng
Sabtu, 18 Apr 2026 13:24 WIB
Penampakan BTR Trans Jateng usai terbakar di Jalan Letjen S Parman di Kecamatan Gajahmungkur, Kota Semarang, Sabtu (18/4/2026).
Penampakan BTR Trans Jateng usai terbakar di Jalan Letjen S Parman di Kecamatan Gajahmungkur, Kota Semarang, Sabtu (18/4/2026). Foto: Muhammad Iqbal Al Fardi/detikJateng
Semarang -

Satu unit Bus Rapid Transit (BRT) Trans Jateng terbakar di Jalan Letjen S Parman, Kecamatan Gajahmungkur, Kota Semarang, siang ini. Para penumpang kemudian dialihkan ke Trans Jateng yang lain.

Pantauan detikJateng di lokasi, Sabtu (18/4/2026) pukul 12.30 WIB, tampak BRT Trans Jateng bernomor polisi H 7586 OC itu berada di samping kiri jalan tepatnya di depan Kantor Kelurahan Gajahmungkur. Tidak tampak bekas terbakar di bodi kendaraan, sementara di dalam bus, seperti dekat sopir, tampak beberapa bagian yang terbakar.

Sudah tidak terlihat api yang membakar bus tersebut. Di bawah bus tersebut tampak bekas semprotan cairan alat pemadam api ringan (APAR). Bekas semprotan cairan APAR itu juga terlihat di sebagian bodi bawah bus.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Sementara itu, pihak Damkar Kota Semarang datang pada pukul 12.37 WIB. Terlihat beberapa personel kepolisian dan Dinas Perhubungan Kota Semarang mengatur lalu lintas.

ADVERTISEMENT

Tim Damkar langsung melakukan pendinginan bagian dalam bus menggunakan air. Selanjutnya, bus didorong agar tidak menutup pertigaan jalan.

Bhabinkamtibmas Petompon, Kecamatan Gajahmungkur, Daryanto, menerangkan bus terbakar pada pukul 12.10 WIB. Mulanya bus tersebut melaju dari arah RSUP dr. Kariadi menuju Jatingaleh.

Sebelum tiba di lokasi kejadian, asap tampak keluar dari bawah depan bus. Selanjutnya, terlihat api menetes dari depan bawah bus.

Daryanto mengatakan, asap yang mulanya berasal dari depan bus kemudian merembet ke belakang bus.

"Pas begitu melintas dari arah dr. Kariadi ke Jatingaleh ada asap keluar dari bawah, pas di atas ban di bawah kemudi. Asapnya menjalar ke belakang. Api ngucur dari bawah bus ke aspal, kayak turun," kata Daryanto saat ditemui detikJateng di lokasi siang ini.

Lantas para penumpang, sekitar 10 orang, keluar dari belakang bus. Mereka lantas dioper ke Trans Jateng lainnya.

"Penumpang keluar lari ke belakang. Ada sekitar 10 orang. Pake ransel kayaknya luar kota," jelas Daryanto.

"Setelah itu penumpang dioper ke Trans yang lain," lanjutnya.

Api berhasil dipadamkan menggunakan APAR. Adapun bantuan APAR diberikan oleh warga yang melintas, pihak kelurahan, dan toko sekitar lokasi.

"Apar dari kelurahan ini, ada orang lewat dikasih apar, ruko sekeliling pada ngasih apar. Sekitar 15 menitan lebih pemadaman. Nggak ada korban luka dan sebagainya," pungkasnya.

Saat ini bus tersebut masih berada di pinggir jalan.




(ams/ams)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads