Cerita Wanita Malang Dinikahi Sesama Jenis, Syok Saat Malam Pertama

Regional

Cerita Wanita Malang Dinikahi Sesama Jenis, Syok Saat Malam Pertama

Muhammad Aminudin - detikJateng
Rabu, 08 Apr 2026 16:37 WIB
IA didampingi kerabat melayangkan aduan ke Polresta Malang Kota.
IA didampingi kerabat melayangkan aduan ke Polresta Malang Kota. Foto: Muhammad Aminudin/detikJatim)
Solo -

Wanita berinisial IA (28) asal Kecamatan Blimbing, Kota Malang, Jawa Timur, trauma luar biasa. Bagaimana tidak, 'suami' yang baru saja menikahinya Rey ternyata seorang wanita.

IA jelas kecewa berat karena dibohongi. Ia pun melapor ke polisi atas dugaan pemalsuan identitas.

Awal Pertemuan

Dilansir detikJatim Rabu (8/4/2026), awalnya IA dan Rey bertemu di sebuah kafe kawasan Kota Batu pada awal Februari 2026. Komunikasi pun berlanjut hingga mereka memutuskan berpacaran pada Hari Valentine.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Saat masa perkenalan itu, IA mengungkap dirinya sama sekali tidak curiga.

ADVERTISEMENT

"Kenalnya awal Februari, terus mulai pacaran tanggal 14 Februari. Dia ngaku cowok, dan selama ini kelakuannya juga seperti cowok asli. Cara bicara sampai penampilannya benar-benar seperti pria," ujar IA.

Kecurigaan kemudian timbul ketika mereka hendak melaksanakan pernikahan siri pada Rabu (3/4). Ketika itu, tidak ada satu pun pihak keluarga Rey yang hadir.

Alasannya, mereka sedang berduka karena ada kerabat yang meninggal dunia. Sementara Rey mengaku dia berasal dari Jakarta.

Terbongkar Saat Malam Pertama

Kebahagiaan dalam pernikahan siri tersebut langsung luruh begitu malam pertama tiba. Sebab, di situlah terbongkar bahwa Rey sebenarnya perempuan.

"Saya kaget saat malam pertama, ternyata dia perempuan. Saya nangis karena dibohongi," ujar IA yang ditemui di Polresta Malang Kota.

Begitu tahu dia ditipu, IA mengadu kepada orang tuanya. Dia kemudian melapor ke polisi didampingi keluarga serta pendamping hukumnya.

Eko NS, selaku pendamping korban, menerangkan penipuan ini diduga melibatkan pemalsuan dokumen sebagai syarat bisa menikah siri. Selain rasa malu dan kecewa, ada motif lain yang kini sedang diwaspadai oleh pihak korban.

"Untuk saat ini kami melaporkan salah satunya pemalsuan dokumen. Dokumen ini digunakan untuk menikahi saudari IA," kata Eko.

Terpisah, Kasat Reskrim Polresta Malang Kota, AKP Rahmad Aji Prabowo, membenarkan adanya pengaduan yang dilayangkan IA. Saat ini pihak kepolisian tengah melakukan penyelidikan mendalam terkait unsur pidana dalam laporan tersebut.

"Benar laporan sudah kami terima. Saat ini kasus sedang kita dalami lebih lanjut untuk memastikan unsur-unsur pidana yang ada," pungkas AKP Rahmad Aji Prabowo.



(apu/apl)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Hide Ads