Pengakuan Wanita di Malang Dinikahi Sesama Jenis: Seperti Cowok Asli!

Pengakuan Wanita di Malang Dinikahi Sesama Jenis: Seperti Cowok Asli!

Muhammad Aminudin - detikJatim
Rabu, 08 Apr 2026 15:21 WIB
IA didampingi kerabat melayangkan aduan ke Polresta Malang Kota.
IA didampingi kerabat melayangkan aduan ke Polresta Malang Kota. (Foto: Muhammad Aminudin/detikJatim)
Kota Malang -

Trauma mendalam dialami IA (28), wanita asal Kecamatan Blimbing, Kota Malang yang tahu bahwa suaminya seorang sesama jenisnya pada malam pertama. Dia menceritakan betapa rapinya 'Rey' menyembunyikan identitas aslinya hingga IA bersedia dinikahi.

Pertemuan keduanya bermula di sebuah kafe di kawasan Kota Batu pada awal Februari 2026. Sejak saat itu, komunikasi berlanjut hingga mereka memutuskan untuk menjalin hubungan asmara tepat di hari kasih sayang. Selama masa perkenalan, IA mengaku sama sekali tidak menaruh curiga.

"Kenalnya awal Februari, terus mulai pacaran tanggal 14 Februari. Dia ngaku cowok, dan selama ini kelakuannya juga seperti cowok asli. Cara bicara sampai penampilannya benar-benar seperti pria," ujar IA.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Kecurigaan sebenarnya sempat muncul saat mereka hendak menggelar pernikahan siri. Kala itu, tak ada satu pun keluarga dari pihak Rey yang hadir dengan alasan sedang berduka karena kerabat meninggal dunia. Rey sendiri mengaku kepada IA bahwa dirinya berasal dari Jakarta.

Eko NS selaku pendamping korban menjelaskan bahwa penipuan ini diduga melibatkan pemalsuan dokumen sebagai syarat pernikahan siri itu. Selain rasa malu dan kecewa, ada motif lain yang kini sedang diwaspadai oleh pihak korban.

ADVERTISEMENT

"Untuk saat ini kami melaporkan salah satunya pemalsuan dokumen. Dokumen ini digunakan untuk menikahi saudari IA," kata Eko.

Kasus ini kini sudah ditangani oleh Polresta Malang Kota guna mengungkap identitas asli Rey serta motif di balik penyamaran yang dilakukannya selama dua bulan terakhir.

Sebelumnya, IA mengaku terpukul atas kejadian yang menimpanya pada Rabu (3/4). IA tak menyangka orang yang dia kira tulus hendak membangun bahtera pernikahan telah memalsukan identitas demi bisa menikahinya.

"Saya kaget saat malam pertama, ternyata dia perempuan. Saya nangis karena dibohongi," ucap IA.

Mengetahui kenyataan pahit itu IA langsung mengadu kepada orang tuanya. Kecewa karena telah ditipu mentah-mentah, IA didampingi keluarga dan pendamping hukum akhirnya membawa kasus dugaan pemalsuan identitas ini ke jalur hukum.

Kasatreskrim Polresta Malang Kota, AKP Rahmad Aji Prabowo membenarkan adanya pengaduan yang dilayangkan IA. Saat ini pihak kepolisian tengah melakukan penyelidikan mendalam terkait unsur pidana dalam laporan tersebut.

"Benar laporan sudah kami terima. Saat ini kasus sedang kita dalami lebih lanjut untuk memastikan unsur-unsur pidana yang ada," pungkas AKP Rahmad Aji Prabowo.



(auh/dpe)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Hide Ads