Imbas Perang AS-Iran, Bahlil Minta Rakyat Ngirit: Pakai LPG Jangan Boros

Nasional

Imbas Perang AS-Iran, Bahlil Minta Rakyat Ngirit: Pakai LPG Jangan Boros

Firda Cynthia Anggrainy - detikJateng
Jumat, 27 Mar 2026 12:47 WIB
Menteri ESDM Bahlil Lahadalia
Menteri ESDM Bahlil Lahadalia. Foto: Heri Purnomo/detikcom
Solo -

Menteri ESDM Bahlil Lahadalia mengajak seluruh masyarakat melakukan langkah penghematan. Hal ini dalam menghadapi krisis BBM buntut konflik di Timur Tengah.

"Saya memohon, menyarankan agar ayok, kita harus memakai energi dengan bijak. Yang tidak perlu, saya sarankan jangan. Contoh, katakanlah, kalau masak pakai LPG, kalau masakannya udah masak, jangan kompornya boros," kata Bahlil di Colomadu dalam siaran YouTube Kementerian ESDM, Jumat (27/3/2026), dikutip dari detikNews.

Bahlil meminta masyarakat betul-betul bijak dalam menggunakan komoditas energi.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Karena ini kita harus betul-betul minta bantuan rakyat untuk kita bersama-sama untuk memakai energi yang bijaksana. Kalau ini kita mampu lakukan bersama-sama Insyaallah energi kita ke depan akan semakin baik," ujar dia.

Bahlil juga mengaku diperintahkan Presiden Prabowo Subianto untuk mencari sumber pasokan minyak setelah terdampak krisis akibat perang Iran dengan AS-Israel.

ADVERTISEMENT

"Bapak Presiden semalam memerintahkan kepada saya dan tim untuk segera mencari pasokan-pasokan minyak kita dari hampir semua negara. Kemudian mengoptimalkan semua energi yang ada pada kita," ujarnya.

Sebelumnya, diberitakan detikFinance, Bahlil mengaku mendapat instruksi dari Presiden Prabowo Subianto untuk mengamankan pasokan minyak mentah (crude oil) dari sejumlah negara.

Kebijakan ini diambil sebagai langkah antisipatif terhadap potensi gangguan pasokan energi akibat konflik di kawasan Timur Tengah. Terlebih, Iran hingga kini belum membuka akses Selat Hormuz bagi Indonesia.

"Atas dasar itu bahwa Presiden semalam memerintahkan kepada saya dan tim untuk segera mencari pasokan-pasokan minyak kita dari hampir semua negara. Kemudian mengoptimalkan semua energi yang ada pada kita," ujar Bahlil saat melakukan sidak di SPBU Colomadu, Jawa Tengah, Kamis (26/3).

Ia menegaskan, pemerintah berkomitmen menjaga ketersediaan energi nasional, termasuk cadangan dan stabilitas harga. Terlebih, kata Bahlil, konflik yang terjadi saat ini belum ada yang mengetahui kapan berakhirnya.

Bahlil juga memastikan saat ini ketersediaan bahan bakar minyak (BBM), baik bensin maupun solar, serta LPG, dalam kondisi aman.




(dil/ams)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads