Empat sosok berebut kursi Sekretaris Daerah (Sekda) Boyolali. Proses seleksi kini berada di tahap wawancara dengan panitia seleksi di kantor Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Tengah.
Seleksi Sekda Boyolali dilakukan untuk menggantikan Sekda saat ini, Wiwis Trisiwi Handayani. Wiwis akan memasuki pensiun per 1 April 2026.
"Seleksi Sekda Boyolali saat ini masuk tahap wawancara dengan panitia seleksi di Pemprov Jateng," kata Wiwis Trisiwi Handayani kepada wartawan di Boyolali, Selasa (17/3/2026).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Bursa calon Sekda Boyolali tersebut yakni Asisten I Setda Boyolali M Arief Wadiyanta, Asisten II Ahmad Gojali, Kepala Badan Keuangan Daerah (BKD) M Syawaludin, dan Kepala Bapperida, Khusnul Hadi.
Awalnya ada 5 pejabat eselon 2 di Pemkab Boyolali yang mendaftar. Selain 4 pejabat tersebut, ada Kepala Dinkopnaker, Sawitri Dani Rahayuni. Namun, Sawitri dinyatakan tak lolos seleksi administrasi.
"Sehingga tinggal 4 calon yang bisa mengikuti tahapan seleksi berikutnya," jelas Wiwis.
Wiwis menjelaskan, proses wawancara itu dipimpin oleh Sekda Provinsi Jawa Tengah sebagai bagian dari tahapan penentuan calon sekda definitif. Wawancara tersebut menjadi tahapan akhir setelah sebelumnya para kandidat mengikuti serangkaian proses seleksi.
Mulai dari asesmen oleh akademisi hingga uji gagasan. Dalam uji gagasan tersebut, para calon sekda diminta menyusun makalah secara mandiri selama tiga jam.
Materi yang disusun mencakup ide, inovasi, hingga strategi dalam mendukung visi misi bupati serta program strategis nasional. Uji gagasan ini menjadi tolok ukur penting kemampuan calon Sekda.
"Harapan Pak Bupati, proses ini berlangsung sportif, serius dan segera ada tiga besar yang akan dipilih beliau," ujar Wiwis.
Diharapkan, proses seleksi dapat berjalan sesuai jadwal. Sehingga pelantikan Sekda baru, ditargetkan dapat dilakukan pada 1 April 2026. Sebab, Wiwis akan pensiun pada 1 April 2026.
(ams/dil)











































