Gudang Elpiji di Temanggung Terbakar, Sempat Terdengar Ledakan

Gudang Elpiji di Temanggung Terbakar, Sempat Terdengar Ledakan

Eko Susanto - detikJateng
Sabtu, 14 Mar 2026 11:19 WIB
Kebakaran gudang gas elpiji di Jalan Temanggung-Bulu, Desa Danupayan, Kecamatan Bulu, Kabupaten Temanggung, Sabtu (14/3/2026).
Kebakaran gudang gas elpiji di Jalan Temanggung-Bulu, Desa Danupayan, Kecamatan Bulu, Kabupaten Temanggung, Sabtu (14/3/2026). Foto: dok. Damkar Temanggung
Temanggung -

Kebakaran melanda gudang penyimpanan gas elpiji (LPG) di Jalan Temanggung-Bulu, Desa Danupayan, Kecamatan Bulu, Kabupaten Temanggung. Akibat kejadian tersebut ada empat orang yang mengalami luka bakar.

Informasi diperoleh, warga yang mengetahui adanya kejadian kebakaran tersebut terus melapor kepada Pemadam Kebakaran Kabupaten Temanggung. Selain itu, sejumlah petugas dari Polsek Bulu maupun Polres Temanggung tiba di lokasi kejadian.

Warga sekitar lokasi kejadian mengaku sempat mendengar suara ledakan. Kebakaran ini dilaporkan terjadi pukul 03.24 WIB.

Salah satu warga, Marsella Intan, mengatakan sempat mendengar suara ledakan saat kejadian.

"Saya sedang tidur mendengar ada ledakan. Saya kaget menjerit dan orangtua menghampiri," kata Marsella kepada wartawan di lokasi kejadian, Sabtu (14/3/2026).



"Setelah itu, saya keluar rumah dan ternyata ada kebakaran di pinggir jalan," sambungnya.

Sementara itu, Petugas Pemadam Kebakaran Kabupaten Temanggung, Bagus Satrio Wibisono menambahkan kejadian kebakaran gudang tabung gas pukul 03.24 WIB.

"Setelah mendapatkan laporan, kami ke lokasi. Sampai lokasi, kita melakukan penyemprotan," kata Bagus kepada wartawan.

"Sudah sampai lokasi tercium bau gas. Untuk pemadaman berlangsung satu jam," sambungnya.

4 Orang Luka Bakar

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dalam kesempatan yang sama, Kapolres Temanggung AKBP Zamrul Aini, mengatakan kejadian kebakaran terjadi saat sahur. Sempat terdengar ledakan.

"Saat ini langsung ditangani oleh Sat Reskrim Polres Temanggung. Terkait dengan diindikasi penyalahgunaan (gas) bersubsidi yang itu akan diproses sesuai dengan ketentuan perundang-undangan yang berlaku," kata Zamrul.

"(Korban) Meninggal tidak ada, cuma saat ini dirawat di rumah sakit. Ada empat orang dirawat di rumah sakit, kondisi luka bakar," tambah Zamrul.

Zamrul belum mengungkap identitas keempat korban. Saat ini keempatnya masih menjalani perawatan di rumah sakit.

"Nanti dalam waktu dekat segera (diketahui) orang mana. Kemudian kegiatannya, kronologis detail mungkin bisa kita dapatkan. Jadi, sekarang fokus penanganan awal dulu di rumah sakit," tegas Zamrul.

Terkait dugaan penyalahgunaan gas elpiji bersubsidi, kata Zamrul, hal ini sedang didalami mekanismenya.

ADVERTISEMENT



"Karena di TKP, kita temukan ada tabung gas elpiji 3 kg dan gas elpiji 12 kg. Nanti, setelah yang bersangkutan di rumah sakit ini mungkin bisa diajak ngobrol, nanti kita dapat informasi lebih lengkap," ujarnya.

"Saat ini, kami mengamankan TKP biar steril, biar masyarakat dapat beraktivitas seperti biasa," pungkasnya.




(ams/ams)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads