Luthfi Target Jalan Semarang-Purwodadi di Godong Bisa Dilalui H-7 Lebaran

Luthfi Target Jalan Semarang-Purwodadi di Godong Bisa Dilalui H-7 Lebaran

Arina Zulfa Ul Haq - detikJateng
Senin, 09 Mar 2026 20:02 WIB
Gubernur Jawa Tengah (Jateng), Ahmad Luthfi di Gedung Pemprov Jateng, Kecamatan Semarang Selatan, Kota Semarang, Senin (9/3/2026).
Gubernur Jawa Tengah (Jateng), Ahmad Luthfi di Gedung Pemprov Jateng, Kecamatan Semarang Selatan, Kota Semarang, Senin (9/3/2026). Foto: Arina Zulfa Ul Haq/detikJateng
Semarang -

Gubernur Jawa Tengah (Jateng), Ahmad Luthfi memastikan jalan berlubang di jalan provinsi akan tuntas 7 hari sebelum Idulfitri 2026. Selain itu, Jalan Semarang-Purwodadi yang putus akibat banjir juga ditarget bisa dilalui H-7 Lebaran.

"Jalan berlubang jumlahnya adalah 93 ribu, sudah klir, tinggal 1.200, sebentar lagi selesai," kata Luthfi di Gedung Pemprov Jateng, Kecamatan Semarang Selatan, Senin (9/3/2026).

Ia mengatakan, Jalan Semarang-Purwodadi di Desa Tinanding, Kecamatan Godong, Kabupaten Grobogan, yang putus sepanjang 60 meter akibat banjir, ditargetkan bisa dilalui pada 7 hari sebelum Lebaran.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Termasuk jalan yang sudah tembus Godong, Purwodadi, sudah klir H-7, sudah kita gunakan," tegasnya.

ADVERTISEMENT

Menurutnya, perbaikan jalan tak bisa rampung seluruhnya hanya dalam waktu 1 bulan saja. Oleh karenanya, Pemprov Jateng lebih berfokus pada penambalan lubang.

"Kecepatan dalam rangka penanganan itu perlu. Untuk bangun jalan itu tidak cukup 1 bulan. Sehingga kita harus secepatnya memberikan pelayanan, jalan kita harus mulus. Mulus tidak harus baru," ujarnya.

Ia mengatakan, prioritas Pemprov Jateng yakni memastikan keselamatan pengguna jalan dengan menambal lubang-lubang yang tersebar di jalan provinsi.

"Kedua, distribusi perjalanan arus lancar. Ketiga, untuk menumbuhkan perekonomian baru di wilayah kita," ujarnya.

Ia pun memperkirakan, tahun ini akan ada peningkatan jumlah pemudik yang masuk di Jateng hingga 30 persen. Pemprov Jateng pun telah bersiap menghadapi situasi tersebut.

"Arus mudik dan balik prediksinya tahun ini naik 30 persen, yaitu sebanyak 17,3 juta, yang nantinya akan tumplek-blek masuk wilayah Jawa Tengah," kata dia.




(afn/apl)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads