Mudik Saat Puasa? Ini 5 Tips agar Tetap Kuat dan Tidak Mudah Lapar

Mudik Saat Puasa? Ini 5 Tips agar Tetap Kuat dan Tidak Mudah Lapar

Ikfina Kamalia Rizki - detikJateng
Sabtu, 14 Mar 2026 13:00 WIB
Kumpulan tips mudik saat puasa agar kuat dan ibadah tetap lancar.
Ilustrasi mudik. (Foto: Odua/Freepik)
Solo -

Di Indonesia, mudik menjadi agenda tahunan masyarakat menjelang hari raya keagamaan, terutama saat Hari Raya Idul Fitri. Tradisi ini identik dengan perjalanan pulang ke kampung halaman untuk berkumpul dan bersilaturahmi bersama keluarga di rumah.

Mudik didefinisikan oleh Kamus Besar Bahasa Indonesia sebagai pulang ke kampung halaman. Bagi para perantau, perjalanan mudik dapat ditempuh dengan berbagai cara, mulai dari kendaraan pribadi, bus, kereta api, hingga pesawat.

Saat mudik Idul Fitri, tak sedikit masyarakat yang harus melakukan perjalanan sambil menjalankan ibadah puasa Ramadan. Kondisi ini membutuhkan persiapan yang matang karena perjalanan jauh dapat membuat tubuh lebih cepat lelah, haus, dan lapar.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Oleh sebab itu, agar perjalanan tetap nyaman meski sedang berpuasa, terdapat beberapa hal yang bisa dilakukan. Berikut ini adalah 5 tips mudik saat puasa agar tubuh tetap kuat dan tidak mudah lapar.

ADVERTISEMENT

5 Tips Mudik Saat Puasa Agar Tetap Kuat dan Tidak Mudah Lapar

1. Sahur dengan Makanan Bergizi

Sahur merupakan hal yang paling penting dilakukan agar tubuh lebih kuat selama mudik saat puasa. Kendati demikian, makanan sahur tak boleh asal pilih saja. Mengapa demikian? Pasalnya, beberapa jenis makanan dapat membuat tubuh lebih cepat lapar dan haus. Selain mengonsumsi karbohidrat seperti nasi, roti, dan oatmeal untuk memberikan energi, detikers juga dapat mengonsumsi protein seperti telur, ayam, dan tempe.

Mengutip jurnal Hubungan Asupan Zat Gizi Mikro Terhadap Status Gizi pada Anak SDN Reusak oleh Santi Amelia, dkk, protein dapat memberikan rasa kenyang lebih lama karena mengandung neuroendokrin. Porsi yang seimbang antara karbohidrat dan protein dapat membantu tubuh tetap berenergi selama melakukan perjalanan mudik.

2. Pilih Waktu Perjalanan yang Tepat

Memilih waktu perjalanan yang tepat dapat membantu tubuh tetap kuat selama berpuasa. Banyak orang yang memilih perjalanan mudik setelah sahur atau menjelang waktu berbuka agar lebih ringan dan udaranya terasa sejuk.

Sebaiknya, hindari perjalanan saat siang hari, terutama jika menggunakan kendaraan pribadi dan melewati jalur yang berpotensi mengalami kemacetan. Hal ini dapat membuat tubuh cepat kehilangan energi karena cuaca yang panas. Selain itu, pastikan tubuh dalam kondisi yang prima sebelum melakukan perjalanan mudik.

3. Siapkan Menu Berbuka Puasa

Bagi detikers yang melakukan perjalanan jauh saat mudik dan sampai melewati waktu berbuka, sebaiknya siapkan menu berbuka sebelum berangkat. Beberapa pilihan yang dapat dibawa antara lain seperti kurma, roti, buah, ataupun air mineral. Dengan membawa bekal berbuka, maka perjalanan dapat dilanjutkan dengan lancar dan tubuh tidak terlalu lama berada dalam kondisi lapar dan haus.

3. Atur Posisi Duduk dan Lakukan Peregangan Tubuh

Perjalanan mudik biasanya memakan waktu yang lama, bahkan hingga berjam-jam lamanya. Kondisi ini kerap membuat tubuh terasa pegal dan lelah. Akibatnya, tubuh akan lebih cepat kehilangan energi, terlebih saat sedang berpuasa.

Untuk mengatasi hal tersebut, detikers dapat mengatur posisi duduk yang nyaman dan melakukan peregangan ringan secara berkala. Dalam jurnal Sosialisasi Latihan Peregangan untuk Kelelahan Kerja oleh Melinda Restu Pertiwi, dkk, peregangan dapat membantu memperlancar sirkulasi darah serta merilekskan otot. Dengan demikian, resiko kelelahan dan cedera dapat berkurang.

Beberapa gerakan ringan seperti meregangkan kaki, memutar bahu, atau berjalan sejenak di rest area dapat membantu tubuh tetap segar. Selain itu, aktivitas ini juga dapat mengurangi rasa kantuk dan meningkatkan konsentrasi, terlebih saat berkendara.

4. Hindari Makanan Terlalu Asin dan Berminyak Saat Sahur

Selain mencukupi asupan makanan bergizi saat sahur, detikers juga perlu menghindari makanan dengan minyak atau rasa asin berlebih saat sahur. Pasalnya, makanan dengan kandungan garam yang tinggi dapat memicu rasa haus berlebih. Selain itu, makanan yang mengandung minyak juga dapat membuat kerja sistem pencernaan lebih besar dan berpotensi menyebabkan ketidaknyamanan di perut saat perjalanan.

Oleh karena itu, alih-alih mengonsumsi makanan tinggi garam dan minyak, sebaiknya konsumsi makanan yang dimasak dengan cara direbus, dikukus, maupun ditumis. Menu makanan sahur yang sehat dapat membantu tubuh lebih bertenaga saat melakukan perjalanan mudik.

Demikian penjelasan tentang 5 tips mudik saat puasa, agar tetap kuat dan tidak cepat lapar serta haus. Semoga bermanfaat!

Artikel ini ditulis oleh Ikfina Kamalia Rizki peserta Program MagangHub Bersertifikat dari Kemnaker di detikcom




(sto/apu)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads