2 Anak di Prambanan Klaten Positif Terkena Campak

2 Anak di Prambanan Klaten Positif Terkena Campak

Achmad Husain Syauqi - detikJateng
Kamis, 12 Mar 2026 10:30 WIB
Dua anak di wilayah Kecamatan Prambanan, Klaten, dinyatakan positif terkena campak.
Ilustrasi campak pada anak. Foto: iStock
Klaten -

Dua anak di wilayah Kecamatan Prambanan, Klaten, dinyatakan positif terkena campak. Pemkab Klaten menyatakan akan mengadakan vaksinasi campak.

"Jadi ada kasus dua orang di wilayah Kecamatan Prambanan. Mobilitas anak ini karena di wilayah perbatasan dianggap mempengaruhi," kata Kepala Dinas Kesehatan Pemkab Klaten, dokter Anggit Budiarto, saat ditemui di Pendopo Pemkab Klaten, Kamis (12/3/2026).

Anggit menjelaskan dua anak tersebut saat ini kondisinya baik. Meski demikian, tetap akan dilakukan vaksinasi.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Karena campak itu kasus yang diharapkan sudah tidak ada, maka karena ada kasus, provinsi tetap akan mengadakan vaksinasi. Vaksinasi ke masyarakat Klaten dengan usia sampai 5 tahun, total sasaran 53 ribu orang," terang Anggit.

Anggit mengatakan jadwal vaksinasi menunggu surat terbit.

ADVERTISEMENT

"Dari pemeriksaan laboratorium (dua anak itu) sudah dinyatakan positif campak. Tapi gejala yang muncul sudah diatasi dengan baik sehingga anak-anak ini tidak mondok (opname)," ungkap dia.

Anggit menjelaskan kedua anak tersebut masing-masing berusia lima tahun dan enam tahun.

"Kayaknya dari satu keluarga. Karena vaksinasi itu hal untuk pencegahan, maka masyarakat harus mendukung vaksinasi secara program, lengkap, karena munculnya kasus bisa jadi karena vaksinasi tidak lengkap, " ujar dia.

Anggit menyebut tahun lalu tidak ada temuan kasus campak di Klaten.

"Pada prinsipnya yang perlu dilakukan, batasi kerumunan, pakai masker, pola hidup sehat dan bersih (PHBS) itu penting. Rata-rata terjadi pada anak," kata Anggit.

"Itu disebabkan virus dengan gejala muncul ruam. Kalau kasus kematian karena campak belum pernah dengar, tapi karena ini menurunkan daya tahan tubuh sehingga tetap perlu penanganan," tutup Anggit.




(dil/ams)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads