Pemkab Ungkap Penyebab Puluhan Siswa SMKN 4 Pati Keracunan MBG

Pemkab Ungkap Penyebab Puluhan Siswa SMKN 4 Pati Keracunan MBG

Dian Utoro Aji - detikJateng
Rabu, 04 Mar 2026 12:49 WIB
Ilustrasi Trauma Keracunan MBG
Ilustrasi siswa SMKN 4 Pati keracunan MBG. (Foto: Edi Wahyono)
Pati -

Pemerintah Kabupaten Pati mengeluarkan hasil tes sampel makanan bergizi gratis (MBG) yang diduga menjadi penyebab puluhan siswa SMK Negeri 4 Pati keracunan. Penyebab keracunan makanan ternyata dari susu dan garang asem yang terdapat bakteri.

Hal ini disampaikan Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat (Asisten 1), Sekretaris Daerah Kabupaten Pati, Indriyanto. Dia menjelaskan jika hasil uji sampel santapan MBG yang menjadi penyebab keracunan puluhan siswa sudah keluar. Menurutnya, ada beberapa bakteri pada menu MBG.

"Kemarin dari Dinas Kesehatan sudah menyampaikan hasilnya kepada pimpinan. Hasilnya memang ada beberapa yang positif, nanti dilakukan perbaikan dan juga kelengkapan yang belum dicukupi dan selanjutnya nanti ada evaluasi dari BGN," kata Indriyanto saat dihubungi wartawan, Rabu (4/3/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Ada beberapa yang bakteri di situ. Dari susu, garang asem," dia melanjutkan.

Menurutnya, SPPG penyedia MBG itu telah dihentikan sementara. Rencananya akan dilakukan evaluasi setelah adanya kejadian keracunan MBG.

ADVERTISEMENT

"Langkah berikutnya ini dihentikan sementara sambil proses perbaikan, baru evaluasi BGN turun dan dilihat hasilnya," jelasnya.

Diberitakan sebelumnya, puluhan siswa SMK Negeri 4 Pati diduga mengalami keracunan setelah menyantap makanan bergizi gratis atau MBG pada Senin (9/2). Pemkab pun mengirim sampel makanan untuk mengetahui penyebab pasti keracunan.

Sebelumnya, Plt Bupati Pati Risma Ardhi Chandra langsung menjenguk puluhan siswa yang terindikasi keracunan MBG di RS KSH Pati, Senin (9/2) sore. Chandra mengatakan sampel makanan yang diduga menjadi penyebab keracunan dikirim ke laboratorium guna memastikan penyebabnya.



(ams/ahr)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Hide Ads