Satu unit bus Trans Semarang terbakar di Jalan Dr Wahidin, Kelurahan Kaliwiru, Kecamatan Candisari, Kota Semarang. Kebakaran diduga akibat korsleting listrik.
Video kebakaran bus Trans Semarang itu tersebar di WhatsApp grup. Tampak asap putih tebal mengepul di sekitar bus Trans Semarang yang berada di tepi jalan.
Saat dimintai konfirmasi, Kapolsek Candisari, Iptu Rudi Hamzah membenarkan adanya peristiwa tersebut. Ia mengatakan, kebakaran terjadi sekitar pukul 08.00 WIB.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kejadiannya tadi pagi sekitar jam 08.00 WIB, anggota saya tadi di sana. Itu pas anak-anak lagi pada sekolah," kata Rudi saat dihubungi detikJateng, Selasa (3/3/2026).
Ia menduga, kebakaran dikarenakan adanya korsleting listrik di dalam bus. Api pun langsung dipadamkan menggunakan APAR dari restoran yang berada di sekitar tempat kejadian perkara (TKP).
"Diduga karena korsleting arus listrik, menyebabkan keluar asap putih karena itu ada kabel-kabel yang korslet, ada percikan api," ungkapnya.
"Kemudian tadi aki langsung dilepas, kemudian dibantu dengan APAR yang ada di resto jadi cepat langsung padam," lanjutnya.
Ia mengatakan, saat bus terbakar ada beberapa penumpang dalam bus. Namun, tak ada korban akibat kebakaran tersebut.
"Penumpang diturunkan di depan restoran, kemudian ada armada, (penumpang) diikutkan armada yang di belakangnya," ujarnya.
Insiden kebakaran itu juga tak terlalu menghambat arus lalu lintas karena bus Trans Semarang yang terbakar sudah berada di tepi jalan.
(aku/alg)











































