Seekor sapi jenis limosin terperosok masuk ke dalam septic tank di Dukuh Karangnongko, Desa Karangnongko, Kecamatan Mojosongo, Kabupaten Boyolali. Sapi itu lepas dari tambatannya saat ditaruh di luar kandang.
Damkar Boyolali pun dipanggil untuk mengevakuasinya. Butuh waktu sekitar 2 jam untuk mengevakuasi sapi berbobot sekitar 500-an kilogram atau 5 kuintal itu. Sapi berhasil diangkat dari dalam septic tank sedalam 2,5 meter.
"Sekitar jam 8 (08.00 WIB), setelah saya kombor (diberi minum), sapi saya keluarkan, saya taruh di sini (luar kandang). Cuma untuk penyangga talinya itu kurang kencang. Setelah itu saya tinggal ke ladang untuk mencari rumput," kata pemilik sapi, Tri Widodo usai evakuasi sapinya Senin (2/3/2026) siang.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sepulang dari ladang, jelas Tri Widodo, sapi berusia sekitar 1 tahun 7 bulan itu masih di tempatnya semula. Dia pun kembali ke ladang untuk mencari rumput lagi.
Sepulang dari ladang yang kedua kalinya itu lah, dia mendapat kabar dari tetangganya soal sapinya kecemplung ke dalam septic tank. Peristiwa itu terjadi sekitar pukul 10.00 WIB.
Lokasi sapi itu ditambatkan di luar kandang dan cukup dekat dengan septic tank, hanya beberapa meter saja. Kemudian Tri Widodo berkoordinasi dengan para tetangga dan akhirnya disarankan untuk memanggil Damkar.
"Saya pribadi atas nama Tri Widodo, beserta keluarga Pak Gito, mengucapkan terima kasih kepada tim Damkar yang sudah menyelamatkan hewan saya," ucap Tri Widodo.
Anggota Damkar Boyolali, Sartono, mengatakan sempat terkendala hujan yang lebat setibanya di lokasi. Sehingga harus meminimalisir air yang masuk ke dalam septic tank. Di atas septic tank dipasang terpal.
"Awal kita datang terjadi hujan sangat lebat, jadi kita harus meminimalisir air yang masuk ke dalam septic tank tersebut," kata Sartono di lokasi.
Tim Damkar memasang tiang dari bambu sebagai tambatan tali untuk menarik sapi tersebut. Bersama warga sekitar, Damkar juga menggali tanah disamping septic tank, dibuat plengsengan sekaligus sebagai jalan agar sapi bisa mudah keluar dari lubang yang cukup sempit itu.
Setelah tubuh sapi ditali, kemudian ditarik ramai-ramai oleh warga dan Damkar ke atas hingga ke plengsengan itu. Kemudian tali yang mengikat tubuh sapi dilepaskan. Sapi bertubuh gemuk tersebut akhirnya berhasil diangkat dalam kondisi selamat.
"Proses evakuasi sekitar 2 jam," imbuh dia.
Setelah berhasil diangkat, sapi kemudian dimasukkan ke kandang yang berjarak 10 meter dari lokasi.
(alg/apl)











































