Lansia di Semarang Terluka usai Dijambret Pria Berpakaian Satpam

Lansia di Semarang Terluka usai Dijambret Pria Berpakaian Satpam

Arina Zulfa Ul Haq - detikJateng
Minggu, 22 Feb 2026 16:55 WIB
Seorang lansia dijambret oleh pria yang membawa sajam dan memakai seragam satpam di Semarang.
Ilustrasi jambret. Foto: (iStock)
Semarang -

Seorang wanita lanjut usia (lansia) di Kota Semarang menjadi korban penjambretan dengan senjata di Jalan Anggrek, Kecamatan Semarang Tengah. Penjambret mengenakan baju satpam dan melukai korban dengan senjata tajam (sajam).

Informasi itu diunggah di akun Instagram @beritasemaranghariini. Tampak tangan korban terluka dan darah bercucuran di jalanan. Beberapa warga sudah berkumpul di dekat korban.

"Warga kawasan Anggrek,Kota Semarang digegerkan aksi penjambretan bersenjata tajam yang terjadi pada Sabtu 21 Februari 2026, sekitar pukul 13.00-14.00 WIB. Peristiwa itu menimpa seorang warga, bernama Pinpin, yang tinggal di Anggrek 7, Kota Semarang," tulis akun @beritasemaranghariini, Minggu (22/2/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dikatakan, pelaku beraksi seorang diri dengan mengendarai sepeda motor dan membawa sajam. Korban pun mengalami luka sobek di tangan akibat terkena sajam.

"Pelaku mengenakan pakaian menyerupai seragam security, sehingga sempat mengelabui situasi sekitar sebelum melancarkan aksinya," ujarnya.

ADVERTISEMENT

Saat dimintai konfirmasi, Kanit Reskrim Polsek Semarang Tengah, Iptu Nurul Anwar Huda, membenarkan hal tersebut. Ia mengatakan, peristiwa penjambretan terjadi Sabtu (21/2) sekitar pukul 13.30 WIB.

"Korban pulang berjalan kaki sehabis belanja dari Mal Citraland Semarang. Saat mau masuk gerbang rumahnya, tiba-tiba datang pelaku yang mengendarai sepeda motor Honda warna hitam," ujar Nurul saat dihubungi detikJateng.

Menurutnya, pelaku langsung menodongkan pisau ke leher korban. Korban sempat memohon agar tidak dilukai dan mengaku rela memberikan uangnya serta berjanji tidak akan melapor.

"Korban bilang 'jangan lukai saya, tak kasih uang tidak apa-apa saya tidak akan lapor'. Namun pelaku menjawab 'nggak' sambil melukai tangan korban dengan pisau dan menarik tas milik korban," jelasnya.

Setelah melukai korban, pelaku langsung kabur membawa tas tersebut. Korban kemudian berteriak meminta tolong hingga warga sekitar berdatangan dan memberikan bantuan.

"Korban dibawa warga ke Rumah Sakit Telogorejo Semarang untuk mendapat perawatan. (Luka di tangan saja?) Iya, keadaannya sudah baik, sudah selesai operasi atau jahit," ungkapnya.

Adapun, barang yang dibawa kabur pelaku antara lain satu unit ponsel Xiaomi Note 12 Pro warna biru, kartu identitas dan sejumlah kartu penting lainnya, serta uang tunai Rp 100 ribu.

"Pelakunya memakai kaos satpam warna hitam, celana pendek. Sedang kami kejar pelakunya," ujarnya.




(alg/alg)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads